Pemerintah akan Impor Daging Tahun 2020

Senin, 30 Desember 2019, 08:47 WIB

Ilustrasi | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Kebutuhan daging sapi dalam negeri pada tahun 2020 diperkirakan sebesar 600 ribu ton, tidak jauh berbeda dengan tahun 2019. Untuk memenuhi kebutuhan tahun depan tersebut, selain dipenuhi dari pasokan dalam negeri, juga akan dipenuhi melalui impor.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriardi, usai rakor pangan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pekan lalu (26/12/), mengatakan pemerintah sudah memutuskan kuota impor daging kerbau sebanyak 60 ribu ton. Kemudian impor daging kerbau dan daging sapi sebesar 129 ribu ton untuk kebutuhan industri.

Lebih jauh,  Agung menjelaskan, hingga kini belum ditunjuk siapa yang akan melakukan impor. Kecuali daging kerbau, impor akan diserahkan ke Bulog. Pelaksanaan impor akan dilakukan secara bertahap.

"Kemungkinan akan diimpor dari Australia, Brasil, dan Argentina. Pemerintah akan melihat harga dan persyaratan impornya, mana yang lebih memberikan benefit," jelas Agung.

"Impor ini juga bertujuan untuk menekan harga daging di dalam negeri agar lebih murah. Saat ini, harga daging sapi masih di atas  Rp 100 ribu per kg. Padahal, pemerintah menginginkan harga daging di kisaran Rp 80 ribu," pungkasnya. (KBRN/139)