Pandemi Corona, Sektor Pertanian Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 25 Maret 2020, 15:16 WIB

Gambar ilustrasi. | Sumber Foto: Kementan

AGRONET -- Sektor pertanian harus menjadi kebutuhan prioritas dalam menghadapi penyebaran Covid-19 atau Corona di Indonesia. Sektor ini tidak bisa dianggap remeh karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar manusia.

Demikian kata Anggota Komisi IV DPR RI, Hamid Noor, dalam siaran pers, kemarin (23/3). "Yang paling penting dalam situasi seperti ini adalah adanya jaminan akses pangan yang mudah didapat dengan harga yang wajar atau normal bagi seluruh masyarakat," ujar Hamid.

Anggota DPR yang juga politisi PKS ini menambahkan penyebaran Covid-19 sangat berbahaya dan berdampak luas ke berbagai sektor. Salah satu imbasnya adalah terganggunya produksi petani di seluruh daerah."Untuk itu saya meminta kepada pemerintah, agar ada pernyataan dan regulasi yang ditetapkan untuk memastikan pendapatan petani yang memadai dengan kepastian harga yang baik dan tidak diganggu aktivitas impor," katanya.

Sementara itu, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menjamin terpenuhinya sebelas kebutuhan bahan pokok untuk mendukung pemberlakuan work from home (WFH) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Upaya tersebut salah satunya dengan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama supplier dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha pangan di Kantor Kementerian Pertanian, Dirjen Perkebunan Kementan, Kasdi Subagyono, meminta semua pihak untuk terlibat dalam penyediaan pangan di Indonesia utamanya bagi produsen dan supplier pangan. Adapun kesebelas bahan pokok itu diantaranya komoditas beras, jagung, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. (139)