LIPI Gelar Webinar tentang Teknologi dan Inovasi Hadapi COVID-19

Selasa, 19 Mei 2020, 06:20 WIB

LIPI mengharapkan hasil-hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh industri terutama untuk meningkatkan daya saing baik tingkat nasional maupun internasional. | Sumber Foto: LIPI

AGRONET -- Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek (PPII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan menyelenggarakan Webinar “Tech Talks” Teknologi dan Inovasi Indonesia Hadapi COVID-19 melalui media zoom webinar dan live streaming di kanal YouTube LIPI pada tanggal 19 Mei 2020, pukul 10.00-12.00 WIB. Target peserta yaitu para pelaku usaha (industri besar, UKM, dan startup), lembaga Litbang, instansi pemerintah, peneliti, akademisi, dan masyarakat umum. Peserta yang mendaftar untuk mengikuti acara ini sebanyak 1.218 peserta yang berasal dari berbagai profesi dan instansi.

Webinar “Tech Talks” akan menghadirkan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. L.T. Handoko, M.Sc, Kepala Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek (PPII) LIPI Dr. Yan Rianto, M.Eng, Ketua Umum Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) Dr.Ir. Suyoto Rais, M.Eng, Presiden Direktur PT. Astra Mitra Ventura, Jefri Rudyanto Sirait, dan Staf Khusus Menteri Keuangan RI, Yustinus Prastowo. Narasumber akan membahas lebih dalam tentang penelitian COVID-19, teknologi dan inovasi serta peluang pasar di tengah dan pasca pandemi dari beberapa nara sumber yang berkompeten di bidangnya. Tidak hanya membahas tentang seputar alih teknologi, tetapi juga masalah dan solusi terkait enterpreneurship.

LIPI dalam keterangannya, Senin (18/5) menjelaskan, sebagai salah satu instansi penelitian, LIPI turut berkontribusi dalam rangka pemecahan masalah dari dampak COVID-19, antara lain dengan pembentukan gugus tugas untuk berbagai macam bidang penelitian agar dapat segera menghasilkan produk/teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Upaya itu seperti penelitian obat herbal, alat pendeteksi virus, vaksin, alat pelindung diri, dan lain sebagainya, dengan harapan industri dapat memproduksinya.

Tantangan saat ini adalah produk-produk ekspor sebagian besar masih berupa bahan mentah sehingga nilainya masih rendah. Diharapkan produk yang diekspor telah memiliki nilai tambah sesuai dengan standar yang diinginkan oleh negara tujuan ekspor.

Di sinilah peran LIPI atau lembaga Litbang lain untuk memberikan dukungan teknologi terhadap industri-industri kecil khususnya untuk dapat meningkatkan standar dan kualitas produk berdaya saing tinggi. Indonesia mempunyai peluang yang cukup besar untuk komoditi ekspor karena kaya akan sumber daya alam (SDA), yang tidak dimiliki negara lain.

Langkah konkrit LIPI bersama dengan stakeholder yaitu mendekatkan diri dengan para pelaku usaha/industri dan masyarakat sehingga hasil-hasil penelitian dapat dimanfaatkan dan sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. Selain itu LIPI berharap menjadi salah satu bagian dari Research & Development (R&D) yang dilakukan oleh industri sehingga dapat saling bersinergi satu sama lain.

Di sisi lain dengan adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan insentif melalui supertax deduction bagi para pelaku usaha yang menginvestasikan dananya pada R&D diharapkan LIPI ataupun lembaga Litbang lainnya menjadi salah satu bagian dari R&D yang dilakukan oleh industri sehingga mengurangi ketergantungan akan teknologi/produk dari luar negeri. Selain permasalahan dari sisi pasar maupun teknologi, tak lepas juga akan kebutuhan dukungan permodalan terutama untuk industri kecil atau industri pemula.

LIPI melalui Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK (PPII) melaksanakan fungsi intermediasi dan fasilitasi alih teknologi untuk mendukung pertumbuhan industri dan melahirkan industri baru berbasis teknologi yang akan memperkuat program ekonomi kreatif di Indonesia. 

LIPI mengharapkan hasil-hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh industri terutama untuk meningkatkan daya saing baik tingkat nasional maupun internasional dengan membuka peluang kerjasama seluas-luasnya dengan lembaga Litbang, universitas, mitra-mitra industri, baik kecil, menengah, maupun besar. Di samping itu tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) LIPI sebagai instansi penelitian dapat lebih dikenal lagi oleh industri maupun masyarakat. (Humas LIPI/139)