Sale Pisang Organik Ciamis Diekspor ke Malaysia

Jumat, 12 Juni 2020, 08:14 WIB

Gambar Ilustrasi. | Sumber Foto: Ayonulis

AGRONET -- Makanan khas Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sale pisang organik, diekspor ke Malaysia. Ekspor perdana di bulan Juni ini merupakan bagian dari pemenuhan permintaan 6 ton sale pisang setiap minggu dari Malaysia.

Pengekspor sale pisang Taufik mengungkapkan permintaan sale pisang organik dari Malaysia cukup banyak, yakni 1.500 ton per minggu. "Meski saat ini hanya sale lidah, ke depan ada permintaan sale lidah varian rasa. Peluang ini harus terjaga agar mampu menggerakan perekonomian lokal," ucapnya.

Saat ini, kata Taufik, berbagai daerah di Kabupaten Ciamis merupakan daerah penghasil sale pisang. "Ada sejumlah daerah seperti Pamarican, Banjaranyar, Banjarsari, Lakbok, dan Purwadadi. Namun hasilnya masih dijual ke daerah lain," imbuhnya.

Sedangkan Yuri, salah seorang pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Ciamis menuturkan produk olahan pisang yang diekspor ini menjadi kebanggaan bagi para pelaku usaha kecil di Ciamis. "Mudah- mudahan kerja sama ini akan terus berjalan baik. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi corona," harap Yuri. 

Bupati Ciamis Herdiat mengatakan ekspor salah satu komoditas unggulan Kabupaten Ciamis ini menjadi kebanggaan warga Ciamis. "Alhamdulillah, ditengah pandemi, kita masih bisa ekspor, kami akan pertahankan ini," kata Herdiat, Kamis (11/6).

Pemerintah daerah, lanjut Herdiat, terus berupaya mempermudah kebutuhan pengusaha, terutama perizinan. "Terima kasih kepada eksportir dan para pejuang IKM dan UKM. Kami mendukung serta siap membantu dan mempermudah apa yang dibutuhkan para pengusaha UMKM," jelasnya. (KBRN/357)