Politeknik Vokasi Kementan Targetkan Miliki Poskeswan

Senin, 06 Juli 2020, 19:23 WIB

Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes melakukan pemeriksaan pada ternak kambing | Sumber Foto:Tim Medsos Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) optimis Pendidikan Vokasi mampu menyatukan intelektual dengan karakter. Lewat Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan) para intektual pertanian yang berkarakter dibina melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), dan juga Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI).

Para Generasi Tani Milenial ini diharapkan menjadi lulusan yang dapat diserap oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri.  “Penyusunan kurikulum, proses pembelajaran, dan berbagai tahapan telah dirancang sehingga lulusan dari SMK-PP, Polbangtan, ataupun PEPI memiliki kompetensi yang mumpuni,” sebut Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi.

Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari merupakan satu dari tujuh Politeknik Vokasi Lingkup BPPSDMP Kementan yang menjalankan sistem pembelajaran mengedepankan praktik.  Kampus berbasis teaching factory (TEFA) menyediakan sarana belajar di luar kelas baik dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan kesejahteraan hewan.

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta saat berada di unit budi daya tenak kambing, Lahan Praktik Andai Manokwari (6/7) menargetkan Polbangtan Manokwari memiliki Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan).  Selain sebagai sarana pendukung praktik mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan adanya Poskeswan juga dimanfaatkan bagi para peternak yang ingin mendapatkan pelayanan pengobatan maupun pelayanan kesehatan lain bagi ternaknya.

Kedepan tak hanya ternak, hewan-hewan kesayangan kucing, anjing, burung dan hewan lainnya dapat memperoleh fasilitas yang sama.  “Poskeswan di Manokwari masih belum banyak, kami pun berharap dengan para peternak ataupun pemilik hewan kesayangan lebih memperhatikan kesehatan ternak ataupun hewan peliharaannya,” kata Dokter Hewan alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM).  Generasi Tani Milenial yang memiliki kecenderungan pada bidang kesehatan hewan juga akan terakomodir dengan adanya poskeswan. (269)

BERITA TERKAIT