Politeknik Vokasi Kementan Gunakan Wawancara Virtual dalam Seleksi PMB

Selasa, 14 Juli 2020, 19:58 WIB

Prosesi Wawancara Virtual dalam Seleksi PMB Polbangtan Manokwari | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Percepatan regenerasi petani yang digadang-gadang oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), kembali mengerakkan Politeknik Vokasi Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyebutkan, “Fokus BPPSDMP Kementan untuk mewujudkan SDM pertanian yang kreatif, inovatif, dan berwawasan global.  Melalui Politeknik Vokasi Pertanian, generasi milenial tidak lagi mencari pekerjaan, namun membuka lapangan kerja.”

Dibawah nauangan BPPSDMP Kementan, Politeknik Vokasi Pertanian tersebar di tujuh titik, menggelar wawancara PMB mulai Senin, 13 Juli 2020 salah satunya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari.  Langkah ini ditempuh setelah adanya Pengumuman Hasil Tes Seleksi Penilaian Hasil Belajar pada Jumat, 10 Juli 2020.

Wawancara yang terjadwal hingga Rabu, 15 Juli 2020 berbeda dengan proses wawancara tahun-tahun sebelumnya.  Adanya wabah Covid-19, mengharuskan proses seleksi dilakukan dengan 2 cara, wawancara langsung ataupun virtual mengunakan aplikasi zoom

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Polbangtan Manokwari, Carolina Diana Mual menyebutkan, “Meski di beberapa daerah tempat tinggal Calon Mahasiswa sinyal tidak stabil, kami tetap mengikuti aturan dari pusat untuk melakukan wawancara virtual menggunakan aplikasi zoom.”

Namun demikian, beberapa mahasiswa yang tinggal disekitar Manokwari dan juga terkendala jaringan diperkenankan untuk melakukan wawancara langsung.  Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Kepala Bagian Administrasi Akademik Kependidikan dan Alumni (BAAKA) Polbangtan Manokwari, Merry Buntu Sangka, merinci sebanyak peserta 131 Calon Mahasiswa Baru (Camaba) melaksanakan wawancara secara langsung sebanyak 67 peserta dan wawancara virtual sebanyak 64 orang. 

Penilaian meliputi pertanyaan tertutup,  pertanyaan terbuka, dan prestasi.  Hasil penilaian wawancara dibawa oleh Panitia PMB yang berasal Pusat Pendidikan Pertanian Kementan untuk dilakukan penggabungan penilaian.  Kelulusan peserta ditentukan oleh nilai rata-rata Rapor SMA dan nilai wawancara dengan persentase 40 : 60. 

Peserta yang dinyatakan lulus akan tergabung menjadi Mahasiswa Polbangtan Manokwari yang dibedakan dalam tiga Program Studi, yakni Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, dan Teknologi Produksi Tanamanan Perkebunan.  Dengan terseleksinya Camaba Polbangtan Manokwari, percepatan regenerasi petani segera terwujud. (Nsd)

BERITA TERKAIT