Antisipasi Krisis Pangan, Sumbar Lakukan Gerakan Tanam Padi Serentak

Jumat, 17 Juli 2020, 09:33 WIB

Gerakan menanam padi serentak, di Pungguang Kasiak, Padang Pariaman. | Sumber Foto:Pemprov Sumbar

AGRONET -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno memprediksi dunia akan mengalami krisis pangan akibat pandemi COVID-19. Untuk itu, pihaknya berupaya menjaga ketahanan pangan di Sumbar dan Indonesia.

Terkait itu, Irwan bersama Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Selasa kemarin, melakukan gerakan menanam padi serentak, di Pungguang Kasiak Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

"Banyak di negara lain mengalami krisis pangan akibat pandemi ini, dunia akan mengalami krisis pangan. Percepatan masa tanam padi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang dan termasuk pandemi COVID-19 di Sumbar," ucapnya, kemarin (14/7).

Irwan Prayitno yang juga turun langsung melaksanakan tanam padi dengan sistem tanam jajar legowo itu menegaskan, Gerakan Percepatan Tanam ini menjadi momentum untuk kembali memperkuat kemandirian pangan di Sumbar dan nasional. 

"Kita punya target 3 juta ton di Sumbar, mudah-mudahan target ini tercapai dengan perhatian dan dukungan dari Kementerian pada petani. Bantuan bibit dan pupuk sangat berarti bagi petani di sini," kata Irwan.

Selain itu Irwan Prayitno juga berharap pemerintah daerah yang menjadi lumbung pangan melakukan percepatan masa tanam. Untuk itu, demi mendapatkan hasil yang optimal, Irwan menugaskan kepada Kepala Dinas Pertanian Sumbar untuk terjun langsung melakukan monitoring masa tanam di masing-masing wilayah.

"Harapan kami dengan dimulainya masa tanam serentak ini bisa wujudkan swasembada pangan berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan, telah dilaksanakan pencanangan gerakan tanam serentak di wilayahnya. Kegiatan itu diawali dengan pencanangan di tingkat kabupaten dan diteruskan di tingkat kecamatan. Ia mengaku berharap gerakan itu dilanjutkan oleh seluruh petani sehingga semua sawah sudah ditanami.

Dukungan dana dan program khusus bidang pertanian yang untuk petani dan penyuluh di Padang Pariaman, yang berkaitan ketahanan pangan pun diberikan. Seperti upaya khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, dan komoditi pangan strategis lainnya. 

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, target 3 juta ton panen padi, dengan kerja sama seluruh pihak, Insya Allah tercapai. Alhamdulillah, pada tahun lalu terjadi kenaikan produktivitas padi sekitar 5,2 persen. Hal ini merupakan komitmen usaha serta kebersamaan pemangku kepentingan dalam memacu swasembada pangan nasional," tukasnya. (KBRN/591)