Akreditasi, Polbangtan Manokwari Cetak SDM Pertanian Handal Penopang Program Kostratani

Senin, 21 September 2020, 17:47 WIB

Asesmen Lapangan Dalam Jaringan (Daring), Akreditasi Polbangtan Manokwari | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Menteri Pertanian, Syarul Yasin Limpo (SYL) bertutur sebagai Lembaga Pendidik Pertanian handal, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) berperan sebagai wadah untuk melahirkan tenaga SDM Pertanian yang professional, maju, mandiri dan modern.   Keberlanjutan petanian yang perlu diteruskan membuat SYL tak hentinya memotivasi generasi muda untuk mencintai pertanian.

Target mencetak 2,5 juta petani pengusaha milenial dalam waktu 5 tahun pun tegaskannya. Menanggapi target tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan), Dedi Nursyamsi merinci, “Pertahun kita wajib mencetak limaratus ribu petani pengusaha milenila.”  Lantas dari mana pabrik pencetak petani pengusaha milenial?

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan bidang Pendidikan mengambil peran dalam mewujudkan target 2,5 juta petani pengusaha milenial.  Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Purwanta menyebutkan, “Kami siap menjadi bagian demi terwujudnya 2,5 juta petani pengusaha milenial.”

Wujud profesionalisme Polbangtan Manokwari dalam terjaminnya mutu lulusan yang kompeten dibidang pertanian dengan melakukan akreditasi.  Selama dua hari kedepan, 21-22 September 2020, Polbangtan Manokwari menjalankan Asesmen Lapangan Dalam Jaringan (Daring) Akreditasi Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan.  

Dr. Ir. Mais Ilsan, M.P serta Prof. Dr. Ir. Sitti Bulkis, M.S.bertindak sebagai asesor.  “Sama seperti Pak Mais, kami berdua akan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan juga menggali informasi atau pembaruan data mutu dari Polbangtan Manokwari.  Semoga yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai, dengan hasil yang akan divalidasi oleh BAN-PT,” sebut Prof. Bulkis.

Hasil akreditasi nantinya mencerminkan mutu institusi pendidikan di Polbangtan Manokwari.  Pada kesempatan berbeda Menteri SYL pernah bertutur sebagai Lembaga Pendidik Pertanian handal, Polbangtan berperan sebagai wadah untuk melahirkan tenaga SDM Pertanian yang professional, maju, mandiri dan modern.

Polbangtan menjadi bagian Kostratani dalam mencetak SDM Pertanian handal untuk menjadi pahlawan-pahlawan pertanian.  Lima peran Model Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani yaitu sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan diharapkan mampu ditopang oleh para SDM Pertanian yang handal. (269)