Belimbing Premium Blitar Dilirik Mancanegara

Senin, 05 Oktober 2020, 08:12 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Agrowisata Belimbing di Blitar. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET -- Buah belimbing Blitar, pernah dilirik oleh 16 negara. Secara kualitas, belimbing Blitar telah mendapat registrasi. Menjadi buah andalan dari Kota Patria, Belimbing dari perkebunan Agrowisata Karangsari ini, telah memenuhi standart ekspor.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkesempatan meninjau langsung keberadaan Agrowisata Belimbing. "Sekarang yang harus kita lakukan ini adalah dari permintaan pasar yang membutuhkan, satu quality, ok. Dua, kontunuity, dari permintaan yang sudah kontinyu harus disuplay," katanya, Minggu (4/10).

Namun, untuk bisa memenuhi secara kuantitas pasar ekspor, kata Khofifah, masih haruas dihitung kembali, mulai dari luas lahan, sampai pada jumlah pohon yang dimiliki. Sehingga, terpenuhi secara kualitas, kuantitas, dan kontinyu.

"Tiga inilah yang dibutuhkan, untuk pengembangan Belimbing Karangsari ini. Jadi wisatanya tetap jalan, tetapi untuk komoditas ekspor, rupanya harus dikembangkan juga," tambahnya.

"Jadi kalau kuality sudah diregistrasikan, dan menurut informasi dari pengelola sini, sudah ada 16 Dubes ke sini. Nah ketika pasarnya itu sudah merespon, rupanya dari sisi kuantity belum bisa terpenuhi," ucapnya.

Ditegaskannya, sedianya belimbing Karangsari sudah bisa memenuhi pasar ekspor secara kualitas, namun belum bisa memenuhi dari segi jumlah dan kontinyu. Sehingga, opsi lainnya adalah jejaring dengan petani lainnya.

"Karena di Tulungagung juga ada, di Bojonegoro juga ada, tinggal lahannya cukup luas, nah kalau sudah lintas lintas daerah, inikan jenis tanaman tertentu, memiliki kualitas premium di lahan tertentu," imbuhnya.

Dalam kunjungannya di Tulungagung dan Bojoenegoro, Khofifah mengaku jika belimbing di Blitar memiliki kualitas premium. Sehingga, untuk bisa memenuhi pangsa pasar ekspor, maka diperlukan pola penanganan yang sama di wilayah lain. (KBRN/357)