Kementerian Pertanian Segera Kembangkan Budidaya Bawang Putih di Probolinggo

Minggu, 17 Januari 2021, 06:46 WIB

Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR H. Hasan Aminuddin, dan pejabat terkait meninjau lahan yang cocok untuk budidaya bawang putih di Desa Pakel Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Tengah. | Sumber Foto:Humas Ditjen Hortikultura

AGRONET -- Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Probolinggo Jawa Tengah serta mengurangi angka impor bawang putih, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kunjungan kerja (Kunker) di lokasi lahan pertanian yang cocok ditanami bawang putih, di Desa Pakel Kecamatan Sukapura, Sabtu (16/1).

Kegiatan kunker tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Wakil Ketua Komisi IV DPR H. Hasan Aminuddin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo, Nanang Trijoko Suhartono.

Prihasto Setyanto mengungkapkan pada tahun 1994 tanaman bawang putih di Kabupaten Probolinggo masih ada. Tetapi tahun 1997 hingga 1998 sudah tidak ada lagi. "Dari itulah pada tahun 2021 akan dibangkitkan kembali melalui APBN maupun melalui wajib tanam impor. Karena di Indonesia itu diidentifikasikan sejumlah kurang lebih 100 kabupaten yang secara agro ekosistem cocok untuk ditanami bawang putih, salah satunya di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Prihasto menjelaskan pengembangan bawang putih membutuhkan lahan tanam yang memiliki dataran tinggi lebih dari 800 meter dari permukaan laut. Kabupaten Probolinggo memiliki ketentuan lahan tanam untuk dikembangkan bawang putih.

Untuk memudahkan monitoring, jelas Prihasto, lokasi penanaman bawang putih dipisah antara pengembangan budidaya dari dana APBN dengan lokasi wajib tanam importir. “Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo mengirimkan surat untuk diajukan lokasinya di kecamatan mana yang melalui wajib tanam dan di kecamatan mana saja yang melalui APBN,” jelasnya.

Sementara itu,Wakil Ketua Komisi IV DPR H. Hasan Aminuddin menyampaikan kunjungan ini dilakukan dalam rangka melihat lokasi untuk ditanami bawang putih di Kabupaten Probolinggo, terutama di Desa Pakel Kecamatan Sukapura. Kabupaten Probolinggo secara agro ekosistem cocok ditanami bawang putih dengan ketentuan minimal ketinggian 800 meter dari permukaan laut.

“Dengan ketentuan itu, maka ada lima kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang siap untuk ditanami bawang putih diantaranya Kecamatan Sukapura, Tiris, Krucil, Lumbang, dan Kecamatan Sumber,” katanya.

Hasan menerangkan pada tahun 2021, bawang putih untuk kebutuhan lahan pertanian sebanyak 100 hektare. Dari 100 hektare terdapat kurang lebih 100 ton bibit bawang putih ditanam di Kabupaten Probolinggo.

“Sedangkan bawang merah membutuhkan lahan sebanyak 30 hektare. Untuk bibit cabe di lahan pertanian Kabupaten Probolinggo sebanyak 30 hektare,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prihasto Setyanto bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR H. Hasan Aminuddin, juga mengunjungi lokasi budidaya bawang putih di Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura, dan juga ke lokasi yang berpotensi tanaman cabai di Kecamatan Wonomerto. (Humas Ditjen Hortikultura/139)