Produk Hasil SMK Pertanian Binaan Kementan Tembus Pasar Korea

Selasa, 30 Maret 2021, 16:30 WIB

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta saat meninjau Produk Pertanian Hasil dari SMK Binaan Kementan (30/3) | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET --  Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas petani milenial melalui pelatihan dan pendidikan vokasi. Sebagai negara agraris, Indonesia menunjukkan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam peningkatan perekonomian negara.

Kementan terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian demi menjaga stabilitas akan kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.  Terbukti dari pendidikan vokasi ini melahirkan siswa/i SMK Pertanian dibawah Binaan Kementan telah menghasilkan berbagai produk pertanian yang siap ekspor ke Negeri Ginseng, Korea.

Menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai bahwa pentingnya regenerasi petani untuk mencetak generasi muda yang berkualitas dan kompetitif.  “Negara ini membutuhan kebersamaan dari berbagai pihak sebagai bentuk sinergi, termasuk di bidang pertanian. Generasi milenial diharapkan mampu mewujudkan smartfarming dalam upaya mewujudkan regenerasi petani”, ujar Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi juga menambahkan bahwa regenerasi petani mutlak dilakukan untuk mendorong perubahan dalam pertanian.   “Berbagai langkah pun dilakukan, mulai dari menarik minat generasi muda hingga meningktkan kualitas dan kapabilitas petani milenial baik melalui pelatihan maupun pendidikan vokasi”, terang Dedi.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi dibawah lingkup pertanian pun ambil peran tentang hal ini. Tak hanya focus pada peserta didiknya saja, Polbangtan Manokwari juga konsen membina SMK Pertanian yang ada diwilayah kerjanya.

Salah satunya SMK Pertanian 1 Tanah Miring, Merauke. Saat hadir mengunjungi, Purwanta Direktur Polbangtan Manokwari menyampaikan apresiasi atas pencapaian SMKP 1 tanah Miring yang telah membina siswa/siswinya untuk menghasilkan berbagai produk pertanian yang telah memiliki izin produksi dan bahkan telah tembus hingga ke korea.

Purwanta juga memberikan motivasi ke para siswa untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuannya di sektor pertanian. “Kalian harus  bangga menjadi generasi muda pertanian karena pertanian itu menjanjikan. Di pundak kalian  tanggung jawab pembangunan pertanian berada. Kami yakin, kalian semua generasi muda yang kreatif, inovatif mampu menjadikan sektor yang maju”, tegas Purwanta.

Sementara Simon Sirene Sau, salah seorang guru pendamping  menjelaskan bahwa SMKP 1 Tanah Miring telah mampu menghasilkan beberapa produk olahan tangan diantaranya kripik pisang rasa nangka, VCO, abon rusa, albumin ikan gastor, teh sarang semut, dan lain sebagainya. “Kami sangat senang melihat antusias dan perkembangan para siswa dalam kesehariannya. Semoga kedepan mereka dapat melanjutkan pendidikan ke Polbangtan Manokwari hingga pada akhirnya regenerasi petani  benar-benar terwujud”, harap Simon. (BPPSDMP/269)