Kementan Libatkan Generasi Milenial Perkuat Program Utama

Sabtu, 22 Mei 2021, 20:02 WIB

Purwanta dalam Paparan Koordinasi Pembangunan Pertanian Papua Barat | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengoptimalkan kinerja tiap program yang telah dicanangkan.  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyakini dengan pemanfaatan digitalisasi maka segala bentuk kegiatan dapat dilaporkan secara real time.

 

“Dengan digitalisasi maka perkembangan luas tambah tanam atau LTT dan luas tambah panen atau atau LTP dapat segera dilaporkan,” sebut SYL.  Hal ini memudahkan para petani dan penyuluh pertanian di lapangan menyampaikan perkembangannya, baik keberhasilan maupun masalah-masalah yang dihadapi.

 

Senada dengan pernyataan Menteri SYL, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi melalui Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) masing-masing Balai Penyuluh Petanian (BPP) sudah mengirimkan laporan secara real time.  “Artinya, BPP sudah menjalankan fungsi dan peran BPP sebagai pusat data dan informasi,” sebut Dedi.

 

Peran BPP inilah yang menyajiakan data dan infromasi Progres LTT berbagai komoditas pertanian.  Untuk memperkuat hal tersebut, pada Jumat (21/5) Koordinator Supervisi Pembangunan Pertanian Papua Barat, Purwanta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkoordinasi memperkuat program utama Kementan yang telah berjalan.

 

Hadiri dalam kegiatan Kepala BPTP Papua Barat, Kepala Stasiun Karantina Kelas II Manokwari, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, BPP Prafi, BPP Masni  BPP Warmare, BPP Sidey.  Purwanta yang juga Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari menyampaikan target dan capaian LTT dan Program Sapi-Kerbau Komidtas Andalan Negeri (Sikomandan) di wilayah Papua Barat lebih khusus menyoroti Kabupaten Manokwari.

 

Kegiatan yang berlangsung di BPP Prafi juga diikuti oleh para mahasiswa Polbangtan dimana kegiatan ini juga merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Purwanta pun menyampaikan, “Polbangtan Manokwari secara aktif melakukan penampingan program utama Kementan melalui peningkatan kapasitas petugas lapangan atau ppl dan peternak, serta pendampingan program pembangunan pertanian oleh mahasiswa.” (269)