Berburu Isotonik Akway Hingga Ke The 2nd MIA Expo Kementan

Minggu, 13 Juni 2021, 18:49 WIB

Isotonik Akway, Produk Unggulan Polbangtan Manokwari | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Andriwan namanya, salah seorang Pegawai Negeri Sipil asal Lampung.  Sebelum pandemi covid-19, dirinya melakukan mendapat tugas turut berpartisipasi dalam kunjungan pers bersama Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Lampung Maret 2020 silam.  Disanalah Andri, begitu ia kerap disapa, melihat produk Isotonik Awkay buatan Politeknik Pembanguan Pertanian (Polbangtan) Manokwari.

Naasnya, kala itu Tim dari Polbangtan Manokwari tidak membawa produk dengan jumlah yang banyak.  Hanya sebatas memperkenalkan produk pada kolega yang datang.  Bagaikan ibu hamil yang sedang ngidam, Andri terus menanyakan produk tersebut.  Kendala pengiriman saat pandemi membuatnya harus terus bersabar.  Pucuk dicinta, ulampun tiba peribahasa itu bisa menggambarkan keinginan Andri untuk mendapatkan Isotoni Akway.

Bertepatan dengan Kegiatan The 2'nd Millenial Indonesian Agropreneur (MIA) Expo 2021 di Atrium Plaza Ambarrukmo Yogyakarta diperolehlah Isotonik Akway.  Apa yang membuat Andri begitu ingin mendapatkan isotonik akway?

Penasaran dengan kandungan Isotonik Akway, berikut penjelasan Direktur Polbangan Manokwari, Purwanta.  “Isotonik akway merupakan salah satu minuman berbahan baku tanaman obat asli tanah Papua yang telah terbukti dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh,” rinci Dokter Hewan jebolan Universitas Gadjah Mada.

Hasil analisis kimia kandungan kayu akway terdapat senyawa yang berperan dalam meningkatkan hormon pria seperti stigmasterol, -sitosterol, phenanthrene, 9,10-dimethyl.  Afrodisiak merupakan zat yang dapat digunakan untuk merangsang daya seksual serta meningkatkan hormon testosteron pada pria.  Tidak hanya berkhasiat untuk pria, bagi wanita, isotonik akway mampu meningkatkan daya tahan tubuh seperti yang telah dijelaskan Purwanta, 

Berbagai khasiat yang terkadung dalam isotonik akway mengantarkan produk menjadi Juara I dalam katagori Pemenang Lomba Stand The 2nd MiA Expo 2021.  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan menyebutkan, "Value added produk pertanian ada di pasca produksinya, komoditas hasil pertanian harus diolah dan dikemas dengan baik baru dijual, maka keuntungannya akan berlipat. Itu semua anak muda yang mampu melakukannya.”

Isotonik Akway salah satu dari beribu produk yang diluncurkan oleh para petani milenial.  Dengan terus terciptanya petani milenial yang maju, mandiri, modern, serta memiliki jiwa wirausaha, harapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam mencetak 2,5 petani milenial menjadi sebuah keniscayaan. Semoga makin banyak Andri-andri lain yang terus berburu produk-produk unggulan Kementan. (269)