Kementan Perkuat Daya Saing UMKM Pangan Lokal melalui Pelatihan

Selasa, 12 Oktober 2021, 21:50 WIB

Pengembangan produk pangan lokal yang diharapkan mampu menciptakan industrialisasi produk pangan lokal yang berdaya saing. | Sumber Foto:Dok BKP Kementan

AGRONET - Diversifikasi pangan sebagai strategi Cara Bertindak (CB) 2 yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus didorong melalui berbagai upaya, salah satunya melalui pelatihan dan pendampingan terhadap kelompok usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) pangan lokal.

Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Sarwo Edhy dalam pembukaan pelatihan yang dilaksanakan secara daring pada Senin (11/10/2021) menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan produk pangan lokal yang diharapkan mampu menciptakan industrialisasi produk pangan lokal yang berdaya saing.

“Dengan adanya eskalasi dan pemasaran produk pangan lokal mealui pelatihan ini, akan meningkatkan aspek produksi dan akses terhadap pangan lokal yang berujung pada peningkatan konsumsi pangan lokal sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi seimbang,” ujar Sarwo.

Sarwo juga mengatakan penguatan UMKM pangan lokal ini sebagai upaya diversifikasi agar masyarakat tidak lagi ketergantungan terhadap sumber karbohidrat seperti beras dan terigu, sebab Indonesia memiliki tidak kurang dari 70 jenis pangan sumber karbohidrat yang melimpah.

Sementara itu, CEO YDigital Asia Indonesia, Yudha Adi Marsongko sebagai fasilitator pelatihan mengatakan pelatihan ini akan memberikan ilmu dan wawasan terkini sesuai perkembangan jaman sekarang.

“Kita perlu mengedepankan service excellence baik secara offline maupun di marketplace. Bagaimana agar UMKM pangan lokal ini dapat mengelola usaha dengan baik sehingga memiliki branding efektif dengan digitalisasi" ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, digitalisasi menjadi bagian penting mengingat pada tahun 2021 ini UMKM yang berbasis digital meningkat 27 persen. Hal ini merupakan kemajuan yang baik bagi perkembangan UMKM Pangan lokal untuk selalu mencoba dan bertahan berkomunikasi di dunia digital.

Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BKP, Yasid Taufik berharap peran pemerintah daerah, khususnya Dinas Pangan untuk terus melakukan pembinaan di wilayahnya masing-masing.

"Kami menghimbau kepada seluruh Kepala Dinas Pangan untuk selalu memberikan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku usaha pangan lokal." tegasnya.

Antusias peserta dalam kegiatan ini begitu besar. Para peserta juga saling berbagi pengalaman dalam pengembangan industri pangan lokal. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun jaringan bisnis dan usaha bagi para pelaku UMKM pangan lokal.

Pelatihan penguatan UMKM Pangan Lokal ini dilaksanakan dari tanggal 12 Oktober s.d. 2 November 2021 dan diikuti 200 UMKM pangan lokal dari seluruh Indonesia. Lingkup pelatihan meliputi peningkatan kemampuan hardskill dan softskill yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha. Dari pelatihan tersebut, diharapkan para pelaku usaha pangan lokal dapat memiliki keahlian, kecakapan, kemajuan, keunggulan, dan keberlanjutan (5K) dalam mengembangkan usaha di bidang pangan lokal. (432)