Kementan Siap Sebar Informasi Pertanian Bersama Seluruh UPT

Sabtu, 06 November 2021, 13:46 WIB

Kegiatan Workshop Jurnalistik Polbangtan Manokwari (5/11) | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Kembali meraih penghargaan Kementerian Pertanian terus mengoptiimalkan penderasan informasi publik.  Penghargaan yang diraih pada Jumat (5/11) masuk dalam kategori Komunikasi Publik tingkat Kementerian/Lembaga, BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi Negeri di ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2021 sebagai terbaik ketiga.

Menteri Petanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan bahwa setiap penghargaan yang diraih tidak lepas kaitannya dengan kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementan.  “Tanda sebuah organisasi modern adalah organisasi yang menyaikan informasi transparan dan terbuka,” sebut Menteri SYL.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP)  Kementan, Dedi Nursyamsi menyampaikan, “Penyaluran informasi dalam setiap kegiatan merupakan hal yang paling penting.  Pesan-pesan harus segera didistribusikan dengan berbagai cara, salah satunya penulisan berita,” kata Dedi.

Urgentsi setiap kegiatan harus didistribusikan dengan substansi atau isi yang benar serta mudah dipahami.  Jangan sampai pesan yang disampaikan ada bias atau kesalahan pemahaman pada isi pesan. Selain itu, efektifitas juga menjadi point penting, tergantung dari cara kita menulis dengan kalimat yang informatif sehingga yang membacanya dapat mengerti.

Menindak lanjuti hal Kepala BPPSDMP Kementan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari  menggelar whorkshop Jurnalistik Penulisan Berita bagi pegawai dan mahasiswa dalam rangka meningkatkan penderasan informasi publik lingkup Kementerian Pertanian, pada Jumat (5/11) hingga Sabtu (6/11) bertempat di Ruang A, Kampus Polbangtan Manokwari.

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta hadir membuka secara langsung dan mengajak semua peserta untuk membangun komitmen dalam meningkatkan publikasi di bidang pertanian. ”Semua bentuk kegiatan yang dilakukan harus dibuatkan publikasi baik melalui media online maupun media sosial,” ungkap Direktur.

Publikasi menjadi bentuk kinerja nyata yang dilakukan Kemtan yang dapat diketahui dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.  Purwanta pun berharap melalui tulisan, pegawai dan mahasiswa mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.  Berdasarkan gagasan tersebut hadir sebagai narasumber wartawan senior yang sudah lama berkecimpung dalam dunia jurnalistik.

Alex Tethool yang merupakan seorang wartawan Metro Tv, Tantowi Djauhari seorang jurnalis Jurnalpapua.id dan Patrik B Tandirerung merupakan mantan Pimpinan Redaksi Koran Harian Cahaya Papua.  Peserta workshop diajarkan teknik dasar penulisan menggunakan unsur 5W+1H.  Alex menegaskan bahwa ketika sudah bisa melengkapi unsur 5W+1H bukan berarti sudah menjadi auto wartawan.  Tetapi hal tersebut berguna untuk mencegah ketidakjelasan informasi yang dapat berakibat pada tuduhan hoax.” Jelas Alex

Pasca pelatihan, para peserta diminta untuk membuat artikel dan diberi waktu tiga hari dalam mengerjakannya.  Penugasan ini bertujuan mengetahui sejauh mana peserta mendalami pelatihan, dimana tujuan besar kegiatan untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian dalam menderaskan informasi program utama Kementan.  Bukan hanya pemberitaan yang bias namun informasi yang memiliki subtansi yang berkualitas. (Polbangtan Manokwari/269)

 

Sumber : Imran/Polbangtan Manokwari