Kementan Dorong Generasi Milenial Gali Potensi Wirausaha

Minggu, 07 November 2021, 05:53 WIB

Proses Pengolahan Sale Pisang oleh Mahasiswa Polbangtan Manokwari (6/5) | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong Sumber Daya Manusia memilik jiwa wirausaha terus dilakukan.  Terlebih jika mencermati satu program utama Kementan, penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian milenial sampai dengan tahun 2024.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan bahwa dalam menjamin produktivitas, kontinuitas, dan ketahanan pangan dibutuhkan generasi milenial yang mampu mendampingi petani dalam meningkatkan produktifitas dan menyebarluaskan pemasaran.  Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa Lulusan Politeknik Kementan harus mampu terserap pada Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). “Alumni harus memiliki kemampuan job seeker dan  job creator, sehingga nantinya diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan rekan-rekannya yang lain,”jelas Dedi.

Salah satu indikasi keberhasilan Politeknik Vokasi dengan terserapnya para lulusan oleh dunia usaha dan dunia industri. Kepala BPPSDMP pun menghimbau Generasi Milenial untuk membuka dunia usaha sebanyak-banyaknya bekal dari menempuh pendidikan di Politeknik vokasi yang menghasilkan SDM yang profesional dan mandiri.

Ujaran ini pun ditindak lanjuti Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Purwanta yang menjelaskan bahwa kalau jaman telah berubah.  “Kemajuan negara sudah sangat berkembang pesat, untuk itu mahasiswa harus mampu untuk berfikir out of the box melalui pengembangan literasi,” ajak sang Bapak dihadapan para mahasiswa yang sedang melaksanakan Musyawarah pada Sabtu (6/11).

“Hasil dari musyawarah ini, mahasiswa harus mampu memiliki banyak program-program yang dapat menggali potensi untuk menjadi wirausaha tani baik sebagai job seeker maupun job creator,” pinta Purwanta.  Untuk menumbuhkan wirausaha tani, Kementan telah memfasilitasi dengan adanya Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP).

Program ini mendorong mahasiswa maupun alumni agar mampu menggali potensi diri.  Dalam rangkaian Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari menggelar Musyawarah Besar perdana untuk menyusun Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).  Sebagai lembaga legislatif atau lembaga organisasi mahasiswa, BPM  memiliki mandat untuk menampung aspirasi mahasiswa serta memiliki wewenang dalam mengawasi kinerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Kegiatan Musyawarah yang berlangsung di Aula Polbangtan Manokwari.  Purwanta pun berpesan sebagai sebuah lembaga organisasi maka perlunya sebuah jalinan sinergi baik pihak kampus sebagai pengelola maupun mahasiswa sebagai sasaran utama pelayanan pendidikan Polbangtan Manokwari.    Melalui kegiatan musyawarah tersebut mahasiswa dituntut untuk berfikir kreatif supaya mampu menciptakan sebuah inovasi yang dapat bermanfaat untuk diri sendiri maupun masyarakat terkhusus dalam membangun pertanian Indonesia baik dengan menjadi profesional maupun berwirausaha. (Polbangtan Manokwari/269)

 

Sumber : Imran/Polbangtan Manokwari