Maksimalkan Kualitas Pendidikan Vokasi, Polbangtan Kementan Lakukan Asesmen Lapangan

Jumat, 24 Desember 2021, 18:13 WIB

Pelaksanaan AIPT Polbangtan Manokwari secara Daring | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

 

AGRONET -- Unsur penting dalam upaya regenerasi petani di Indonesia yakni dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).  Pendidikan vokasi salah satu pendukung penguatan kualitas SDM Pertanian.  Untuk mendukung hal itu, Kementerian Pertanian memaksimalkan Perguruan Tinggi Vokasi di bawah naungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyampaikan, “Pendidikan vokasi dapat melahirkan petani milenial yang mampu memberikan inovasi. Karena bagaimanapun, masa depan pertanian ada di generasi milenial.  Sementara Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, menekankan bahwa petani di Indonesia saat ini didominasi oleh petani usia tua dan sangat perlu dilakukan upaya regenerasi.

Jika tidak adanya regenerasi dalam 5 sampai 10 tahun mendatang, Indonesia akan kekurangan petani.  “Untuk mencapai pembangunan pertanian yang maju mandiri dan modern perlu dilakukan sebuah pencetakan SDM pertanian yang unggulan,” tambah Dedi.

Penyelenggaraan pendidikan vokasi menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan petani-petani muda dari kalangan milenial.  Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) mendukung jalannya pendidikan vokasi yang optimal sehingga bisa melahirkan SDM yang mandiri, berdaya saing dan berjiwa wirausaha.

Polbangtan Manokwari dalam upaya memaksimalkan kualitas pendidikan melakukan Asesmen Lapangan pemantauan tahap ke 3.  Kegitan tersebut dilaksanakan secara Online selama 2 hari diruang Agriculture Operation Room (AOR).

Kegiatan dimulai dari melakukan pengecekan data tentang kinerja Polbangtan Manokwari selama ini hingga wawancara dengan unsur pimpinan Polbangtan Manokwari, tenaga pendidikan, Mahasiswa beserta stakeholder dan Alumni Polbangtan Manokwari.  Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Tolleng, M.Sc dan Prof. Dr. Sahid Susanto, M.S.  bertindak sebagai asesor dalam kegiatan asesmen lapangan.

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta menyampaikan bahwa sebagai upaya perbaikan dan peningkatan pengelolaan institusi Polbangtan Manokawari arahan dan masukan dari asesor agar pengelolan Polbangtan Manokwari dapat berjalan semakin baik. Apa yang diharapkan Purwanta merupakan tujuan didirikannya Polbangtan Manokwari agar dapat terus menghasilkan lulusan yang qualifeid job seeker dan qualified job creator. (BPPSDMP/269)

 

Sumber : RILIS BPPSDMP KEMENTAN