Wujud Nyata Kostratani Center of Excellent, Polbangtan Kementan Ajak Milenial Papua

Rabu, 25 Mei 2022, 07:23 WIB

Pelaksanaan Bimtek di Kampung Umbuy, Distrik Prafi | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Kementerian Pertanian terus berupaya dalan mentrasformasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).Perkuat peran kostratani sebagai pusat pembangunan pertanian tingkat kecamatan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari yang dibantu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Distrik Prafi melakukan Pembinaan Terhadap petani milenial.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran Kostratani sangat dibutuhkan. Khususnya untuk membantu petani meningkatkan produktivitas.
“Target Kementerian Pertanian yaitu peningkatan produktivitas tujuh persen pertahun. Ini terjadi kalau ada yang menggerakkan. Dan yang menggerakan itu tentunya penyuluh dan petani dengan didukung Kostratani,” ujar Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BBPSDMP), Dedi Nusyamsi menyampaikan bahwa Kostratani merupakan gerakan pembangunan pertanian dengan basis kecamatan dalam rangka optimalisasi fungsi penyuluh.

“Kostratani itu adalah revitalisasi BPP (Balai Penyuluhan Pertanian), artinya membangunkan kembali BPP dan penyuluhnya, mulai dari sarana dan prasarananya, penyuluhnya melalui pelatihan peningkatan kapasitas penyuluh, peningkatan BOP dan sebagainya,” terang Dedi.

Sementara itu, Kegiatan yang bertajuk Bimtek Petani milenial terus digecarkan untuk meningkatkan minat generasi milenial untuk terlibat dalam pembangunan Indonesia melalui sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan pangan bagi 273 juta jiwa.

Melalui sinergi yang terjalin dengan BPP Kostratani, Bimtek berlangsung di Kampung Umbuy Distrik Prafi, dengan melakukan praktek langsung penanaman jagung pada lahan replanting kelapa sawit.

Terlihat antusias petani milenial untuk mendapatkan ilmu dengan melakukan pendaftaran langsung di BPP Kostratani dengan mengirimkan data CPCL (Calon Petani, Calon Lokasi).

Lahan seluas 2,63 ha yang dijadikan sebagai lokasi praktek penanaman jagung, digarap langsung oleh 45 Petani milenial yang telah tergabung dalam 2 kelompok tani.

Immanuel Womsiwor sebagai salah satu dosen Polbangtan Manokwari yang datang langsung mentransfer ilmu kepada petani milenial menyampaikan bahwa maksud kedatangannya untuk mengajak para generasi milenial untuk bergerak bersama membangun pertanian di Papua Barat.

“Polbangtan Manokwari bersama BPP Prafi akan terus mendampingi mulai dari penanaman, pemupukan, pengendalian hama hingga pada pemasaran,"ungkap Womsiwor.

Setelah memperoleh pemahaman dasar terkait teknik budidaya tanaman jagung, para petani melakukan praktek penanaman bibit jagung pada lahan yang telah di olah menggunakan Alsintan milik BPP Prafi. Para milenial juga diberi kesempatan untuk terlibat langsung untuk belajar dan memanfaatkan Alsintan sehingga memudahkan kegiatan pertanian.

Pada penggelaran tanam jagung tersebut, Polbangtan Manokwari menyediakan bibit jagung dan pupuk bagi kedua kelompok tani.

 

Sumber : Rilis BPPSDMP Kementan