Tetap Siaga Pencegahan PMK Jelang Kurban

Jumat, 01 Juli 2022, 13:33 WIB

Pemeriksaan Sapi Kurban | Sumber Foto:Karantina Pertanian Bandung

AGRONET -- Pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus dilakukan. Sesuai instruksi Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Karantina Pertanian Bandung telah mempersiapkan dua ekor sapi dan satu kambing untuk dikurbankan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat Allah khususnya bagi para kaum muslimin.

Sebelum melakukan pembelian hewan kurban, kepala Karantina Pertanian Bandung Ahmad Rizal Nasution menginstrusikan kepada para pegawai untuk membeli hewan kurban yang terbaik. Hewan-hewan tersebut terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan secara fisik dan historis untuk memastikan kesehatan dan kelayakannya sebelum dikonsumsi. Tim dokter hewan dan paramedik karantina dari Karantina Pertanian Bandung diterjunkan langsung untuk mencari dan memilah hewan-hewan terbaik.

"Hewan kurban ini merupakan bentuk syukur kita atas nikmat Allah. Hewan-hewan inilah nanti akan menjadi saksi kita di akhirat kelak. Maka dari itu kita harus cari kualitas terbaik dan pastikan kesehatan dan kelayakannya", ujar Ahmad Rizal kepada para pegawai dalam arahannya sebelum memilah hewan kurban.

Sapi yang dibeli memiliki bobot 388 kg dan 381 kg, sementara kambing memiliki bobot 46 kg. Sapi diperoleh dari Sulawesi Selatan dan langsung dibawa ke IKH milik pihak ketiga yang diawasi oleh Dokter Hewan Karantina. Hewan-hewan tersebut telah diperiksa secara klinis dan tidak menunjukkan gejala PMK. Hewan-hewan kurban ini dibeli menggunakan uang hasil iuran pegawai Karantina Pertanian Bandung. Ini dilakukan untuk mempererat persaudaraan sesama pegawai.

Panitia kurban juga telah ditunjuk oleh Kepala Karantina Pertanian Bandung jauh hari sebelumnya dan telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik.

 

Sumber :

Karantina Pertanian Bandung