Daya Nalar Analisis Bisnis

Minggu, 13 November 2022, 21:46 WIB

Ilustrasi Bisnis Agro | Sumber Foto:ilustrasi AGRONET

AGRONET -- Empiris. Daya nalar analisis bisnis, merupakan ruas bagian dari rangkaian proses bisnis. Pada pasca tercetusnya ide gagasan bisnis (intuisi/naluri bisnis) dan sebelum keputusan final investasi.

Daya nalar analisis bisnis bisa dilakukan secara perorangan maupun oleh tim multi disiplin ilmu. Ini sangat penting guna meminimalkan risiko investasi bisnis. Dengan cepat kembali modal (ROI).

Daya nalar analisis bisnis mampu dijadikan sebagai daya dorong utama sukses bisnis. Misal lazimnya investasi 5,5 tahun baru kembali modal (ROI). Tapi karenanya hanya 2 tahun saja sudah ROI.

Konkritnya, ternak sapi di daerah yang sangat kekurangan sapi. Membuat kandang di dekat pabrik kelapa sawit (PKS). Yang limbahnya bisa dijadikan pakan sapi bermutu tinggi, jumlah berlimpah dan harga murah meriah.

Begitu juga sebaliknya, limbah sapi feses dan urine bisa dikomersilkan. Dijual jadi pupuk organik laku keras karena diperkaya biang mikroba (Bio Extrim dan Hormax). Nilainya setara pakannya. HPP Nol.

Sehingga berdampak mudah dipasarkan dengan harga wajar, kapanpun juga dan berapapun jumlahnya. Laba sehat karena harga pokok produksi (HPP) rendah. Minim risiko. Perbankan banyak menawari fasilitas kreditnya.

Dengan demikian risiko terkunci dengan waktu singkat. Mudah ekspansinya. Bahkan pihak perbankan justru yang memotivasi agar makin ekspansif dan siap mendanai untuk ekspansi lagi, karena dianggap _bankable_ .

Bisnis seperti di atas. Mudah dipasarkan karena di tengah pasarnya. Fisibelitas keuangan tinggi karena HPP nol dampak pakan murah berlimpah dan limbah laku dijual. Setara nilai kapital pakannya.

Rendah risiko, dijaga oleh masyarakat sekitar karena memang pengelolanya masyarakat sekitar. Mudah ekspansi, karena didorong terus oleh perbankan agar sama - sama produktif karena mampu bersinergis.

Sekali lagi, dengan daya nalar analisis bisnis pada pra investasi. Oleh para pemilik disiplin ilmu. Multi latar belakang, dengan dipikirkan dan diperdebatkan nuansa ilmiah. Dengan praktik lapangan yang konsisten. Bisa memacu berkembangnya bisnis.

Teramat penting bersinergis multi disiplin ilmu. Tiada ilmu superior. Semua berkontribusi. Sejak intuisi bisnis hadir. 

 

Sumber :
Wayan Supadno
Pak Tani

BERITA TERKAIT