Polbangtan Optimalisasi Pekarangan Kampus untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan

Minggu, 17 Mei 2020, 18:13 WIB

Salah Seorang Mahasiswa Polbangtan Manokwari menanam bibit sawi di pekarangan kampus | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di bawah nauangan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan) memiliki slogan Profesional, Daya Saing, Wirausaha.  Seperti yang disebutkan oleh Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, “Generasi muda khususnya petani milenial menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan.” 

Terlebih di tengah pandemi covid-19, meski di rumah saja generasi muda tetap harus sehat, aktif, produktif khusunya dalam mengoptimalisasi pekarangan untuk tingkatakan ketahanan pangan. “Dimasa pandemi covid-19 seperti ini, ayo kita tingkatkan pemanfaatan pekaranagan rumah sebagai sumber pangan keluarga,” ajak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mejadi solusi ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19.  Peluang ini lah yang ditangkap oleh Polbangtan Manokwari.  Para generasi tani milenial mengoptimalisasi pekarangan kampus untuk menyediakan pangan bagi keluarga besar Polbangtan Manokwari.

Tenaga Pengajar Polbangtan Manokwari, Imanuel Womsiwor pada minggu sore (17/5) menyebutkan, “Aktifitas hari ini, mendampingi mahasiswa menanam tomat di pekarangan kampus Polbangtan Manokwari Papua Barat.”  Teknologi pun diterapkan dalam penanaman ini, pupuk bokasi dari batang pisang digunakan untuk menanaman tomat dan sawi.

Daun pinang pun digunakan sebagai naungan sawi hijau dan sawi putih di pekarangan kampus Polbangtan Manokwari.  Sawi dan tomat merupakan jenis tanaman yang cepat panen, dan sangat cocok ditanam di masa panemi, terlebih kedua komoditi ini menjadi primadona di pasaran Papua, khususnya Manokwari. 

Kegiatan yang diterapkan mahasiswa Polbangtan Manokwari sejalan dengan visi yang telah ditetapkan. Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta menyebutkan bahwa Polbangtan Manokwari siap mencetak Sumberdaya Manusia Pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing dalam mendukung Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia 2045, salah satunya dengan peran aktif mahasiswa dalam optimalisasi pekarangan kampus Polbangtan. (269)