Program Kostratani Antar Generasi Tani Milenial Raih Gelar Sarjana

Selasa, 25 Agustus 2020, 16:02 WIB

Yudisium Program Diploma IV angkatan Ke-2 Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari (25/8) | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Jumlah petani yang berada di kisaran usia “kolatnial” membuat Kementerian Pertanian (Kementan) perlu untuk menggagas program yang bertujuan melanjutkan tongkat estafet pembangunan pertanian.  Menteri Pertanian, Syarul Yasin Limpo (SYL) dalam 5 tahun menargetkan mencetak 2,5 juta petani pengusaha milenial. 

“Generasi milenial harus didukung untuk memajukan sektor pertanian sebagai penerus bangsa khususnya di bidang pertanian,” sebut SYL.  Salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP Kementan) melalui jalur pendidikan. 

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menyebutkan, “Perguruan Tinggi Vokasi kementan yakni Politeknik Pembangunan Pertanian dan juga Politeknik Enjenering Pertanian Indonesia di bawah naungan BPPSDMP memberi kesempatan pada setiap generasi muda pertanian untuk kreatif dan inovatif.”

Kurikulum berbasis Teaching Factory (TEFA) yang mengedepankan praktik dibandingkan teori telah diterapkan.  Selain itu, kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terus ditingkatkan agar generasi tani milenial mau dan mampu berkecimpung di bidang pertanian. 

Selain itu, dengan adanya generasi tani milenial ini juga diharap mendukung Program Komando Strategis Pertanian (Kostratani) yang merupakan salah satu program unggulan Kementan.

Program Kostratani juga mampu mengantarkan Generasi Tani Milenial memperoleh Gelar Sarjana, khususnya Sarjana Terapan Perternakan (S.Tr.Pt.).  Dalam kegiatan Yudisium Angkatan ke-2 Polbangtan Manokwari, Ketua Jurusan, Y. Yan Makabori menyebutkan, “Ada tiga kelompok besar hasil penelitian di Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan.” 

Pertama mengenai pengembangan potensi sumber daya lokal, seperti buah merah, akway, ataupun buah maja.  Kedua, tentang Kostratani baik ditinjau secara kelembagaan petani ataupun sarana prasarana penunjang, dan Ketiga lain-lain yang mencakup cabang bidang peternakan lain.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polbangtan Manokwari pada Selasa (25/8) juga diiringi ucapan selamat dari Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta.  “Selamat bertugas bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalankan tugas belajar selama empat tahun ini di Polbangtan.  Bagi Mahasiswa murni selamat kembali ataupun merantau untuk berkarier di bidang pertanian baik menjadi job seeker ataupun job creator,” rinci Dokter Hewan jebolan Universitas Gadjah Mada.

Mengacu pada data, 70 persen lulusan Perguruan Tinggi bidang pertanian tidak lah menjadi petani.  Dari sana, Purwanta berharap pada generasi tani milenial untuk kembali ke titahnya sebagai para calon petani pengusaha milenial yang mengusung program-program yang telah dicanangkan Kementan.  Terlebih dalam menyukseskan program kostratani. (269)