Mahasiswa Polbangtan Manokwari Perdalam Ilmu Pengolahan Kelapa Sawit

Kamis, 18 Pebruari 2021, 19:13 WIB

Sambangi PT. Medco Papua Hijau | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Salah satu komoditas yang ada di Manokwari, Papua Barat, adalah kelapa sawit. Untuk mengetahui secara mendalam mengenai pengolahan kelapa sawit, mahasiwa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari belajar langsung ke PT Medco Papua, Kamis (18/2/2021).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, pertanian tidak boleh terhenti di tengah Pandemi.

"Tak hanya sektor produksi, sektor lain yang menunjang keberhasilan pembangunan pertanian pun terus dilakukan, salah satunya adalah proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh unit pelaksana pendidikan vokasi pertanian," katanya.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Sawit salah satu komoditas unggul yang mampu menembus pasar global. Peran kami, menyiapkan SDM pertanian yang mandiri, profesional, dan berjiwa wirausaha agar kelapa sawit tetap menjadi produk unggulan,” katanya.

Mahasiswa Polbangtan Manokwari tajamkan keterampilan, pengetahun dan kompetensi dengan menyambangi PT. Medco Papua, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebagai Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang telah bekerja sama dengan Polbangtan Manokwari, PT. Medco menyambut baik kehadiran Civitas Akademika Polbangtan Manokawari.

PT Medco harapannya para calon Petani Milenial Polbangtan Manokari mampu menjadi pengusaha ataupun tenaga ahli kepala sawit.

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta, merinci kegiatan yang dilakukan. Mulai dari peninjauan lokasi pabrik pengolahan CPO hingga pengiriman menggunakan kapal di Pelabuhan milik PT. Medco.

Kapasitas produksi yang belum memenuhi persyaratan ekspor menjadi tantangan tersendiri bagi PT. Medco.

Hasil produksi CPO dan kernel dari PT. Medco didistribusikan ke Surabaya dan Bitung.

“Kita siap mendukung dari sisi pendidikan agar kapasitas dan produksi Medco meningkat sehingga Gratieks di Papua Barat dapat terwujud,” katanya.

Para calon petani milenial, yang masih mengenyam pendidikan Semenster III Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, merasa terpanggil untuk terus giat belajar dan memahami bidang perkebunan khususnya sawit.

"Dengan adanya kunjungan ini, generasi tani milenial lebih dekat mengenal DUDI, sehingga setelah lulus mereka dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di Polbangtan Manokwari atapun dari PT Medco," tegas Purwanta. (Humas BPPSDMP/269)