UKF IPB University Ungkap Kondisi Sungai Ciapus di The Home River Bioblitz 2021

Kamis, 30 September 2021, 14:53 WIB

Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University bersama Yayasan Kiara dan Yayasan Herpetofauna Indonesia melaksanakan Ciapus Home River Bioblitz 2021, (25-26/9). | Sumber Foto:Dok IPB

AGRONET -- Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University bersama Yayasan Kiara dan Yayasan Herpetofauna Indonesia melaksanakan Ciapus Home River Bioblitz 2021, (25-26/9). Yakni gerakan eksplorasi keanekaragaman hayati di area sungai Ciapus, Bogor. Gerakan eksplorasi ini merupakan turunan dari gerakan sains warga sedunia bertajuk “The Home River Bioblitz”.

“Ini adalah upaya komunitas sains warga untuk meningkatkan kesadaran terkait keanekaragaman hayati sungai. Kami ingin memperdalam hubungan antara manusia dengan sungai sambil menghasilkan data yang berguna untuk sains dan konservasi,” ujar Feriyanto, Ketua Umum UKF IPB University.

Menurutnya, ekplorasi yang diadakan selama dua hari ini melakukan observasi langsung ke bagian hulu dan hilir sungai Ciapus. Data pengamatan dikumpulkan melalui aplikasi sains warga, iNaturalist. 

“Ciapus Home River Bioblitz 2021 menghasilkan 1.391 observasi dengan 364 spesies. Kegiatan ini dilakukan oleh 21 pengamat asal Indonesia. Capaian ini menduduki peringkat kedua observasi terbanyak. Bersaing dengan aktivitas sains warga dari beberapa negara seperti India, Nigeria, Mexico, Chili dan lain-lain,” tambahnya.

BERITA TERKAIT

Dari hasil yang didapatkan, lanjutnya, banyak sekali makhluk hidup yang mendiami daerah aliran sungai Ciapus. Namun banyak aktivitas manusia yang merugikan kondisi sungai. 

“Dampak yang ditimbulkan sangat jelas terlihat ketika tim eksplorasi sungai Ciapus melakukan pengukuran kualitas air. Kami menggunakan indikator makrozoobenthos di dua titik berbeda di bagian hulu dan hilir sungai,” jelasnya. 

Bagian hulu secara visual, katanya, kondisi airnya secara fisik terlihat jernih dan tidak beraroma. Selain itu perhitungan skor kualitas air bernilai 10. Ini menunjukkan bahwa kondisi perairan sangat baik. 

“Berbanding terbalik dengan bagian hilir yang menunjukkan warna air sangat kotor dan terlihat keruh. Skor kualitas air 4,25 yang menunjukkan bahwa kondisi perairan kotor,” imbuh mahasiswa IPB University ini. 

Hasil eksplorasi ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa aktivitas manusia sangat memengaruhi kondisi sungai. 

Menurutnya temuan ini sesuai dengan luaran umum yang ingin dicapai oleh penyelenggara pusat The Home River Bioblitz. Tim eksplorasi juga merasakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi wadah bagi generasi milenial untuk meningkatkan kepedulian terhadap ekosistem sungai.

“Kegiatan ini merupakan terobosan baru bagi UKF IPB University dalam hal kegiatan sains warga. Terlebih UKF IPB University menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi di dunia,” imbuhnya.

Harapannya dengan memperlihatkan kondisi Sungai Ciapus bagian hulu dan hilir, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut menjaga ekosistem sungai di Indonesia. “Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah kekayaan pengetahuan bagi masyarakat tentang potensi sungai sehingga bermanfaat bagi sains dan konservasi,” tandasnya. (**/Zul IPB- 234)

BERITA TERKAIT