Polbangtan Kementan Jalin Sinergi Perkuat Riset dengan Polinef

Selasa, 19 Oktober 2021, 09:10 WIB

Pertemuan Polbangtan Manokwari dengan Polinef bahas sinergi penguatan riset | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET – Program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) mewajibkan setiap Perguruan Tinggi (PT) untuk menjalin sinergi.  Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL)  dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya bersinergi.  Terlebih dalam mengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Menteri SYL berpesan, “Untuk mengembangkan pembangunan pertanian maka diperlukan SDM yang menguasai riset, sain, mekanisme dan hilirisasi yang baik.”

Politknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu PT Vokasi yang bertujuan mencetak SDM pertanian yang unggul.  Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menyampaikan bahwa sinergi yang terjalin dengan memanfaatkan segala fasilitas kampus, jaringan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri, serta memanfaatkan program Kementan untuk mendukung merdeka belajar.  Terlebih Polbangtan Kementan menyebar di enam titik, mulai dari Medan hingga ke Manokwari. 

Tersohornya nama Polbangtan menghantarkan Politeknik Negeri Fak-fak (Polinef) datang langsung ke Polbangtan Manokwari untuk memeperkuat kolaborasi dalam mencetak generasi unggul di tanah Papua.  Direktur Polinef, Muhammad Subhan menyampaikan, “Maksud kedatangan kami agar mendapat gambaran langsung dari Polbangtann Manokwari sebagai kampus yang berada dibawah Kementerian Pertanian.”

Direkutr Polinef yang didampingi Wakil Direktur III Polinef, Deisya Alhamid berkunjung ke Polbangtan Manokwari, pada Senin (18/10) guna membahas tindak lanjut dari Memorandum of Undestanding (MoU) yang telah disepakati sebelumnya.

Beberapa aspek yang menjadi pokok bahasan diantaranya : melakukan riset penelitian, kolaborasi kurikulum MBKM, kunjungan dosen pada program studi pengolahan hingga pertukaran pelajar atau magang mahasiswa untuk belajar pengolahan.  Direktur Polbangtan Manokwari yang diwakili oleh Wakil Direktur II Polbangtan Manokwari, Latarus Fangohoi  menyambut baik kedatangan Direktur Polinef.

Hasil pertemuan, kedepan akan dirancang sebuah kolaborasi riset, Polbangtan Manokwari akan bergerak pada sisi pertanian dan Polinef akan bergerak pada bidang pasca panen.  Salah satu riset yang akan dikembangkan yaitu budi daya tanaman pala.

Pemilihan komoditi ini berdasar pada kondisi tanaman pala jika musim panen akan berlebih tetapi jika bukan musimnya benar-benar tidak ada. Sehingga keduanya berinisiaf untuk mengkaji lebih dalam tentang tanaman pala agar ketersediaanya dapat terpenuhi.

Latarus menjelaskan bahwa selama ini Polbangtan Manokwari telah merancang budi daya tanaman pala mulai dari pembibitan, penanaman hingga pada pasca panen. “Akan tetapi terhalang pandemi covid-19 sehingga belum bisa melakukan praktik secara langsung.” Kata Latarus.

Ke depan mahasiswa yang berasal dari kabupaten Fak-fak dapat melakukan pembelajaran mandiri budi daya tanaman pala di Dinas Pertanian Kabupaten Fak-fak. Karena bibitnya sendiri didatangkan langsung dari Fak-fak.  Terlebih jika nanti penguatan riset berjalan, tak hanya budi daya pala, berbagai penelitian strategis akan terjalin bersama Polinef. (Polbangtan Manokwari/269)

Reporter : Imran – Humas Polbangtan Manokwari