Aksi Bersih Sampah Laut Komunitas Penyelam KLHK

Kamis, 19 Maret 2020, 07:17 WIB

Komunitas Penyelam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan aksi pengambilan sampah bawah laut .Aksi bersih sampah tersebut melibatkan 22 penyelam. | Sumber Foto:Dok KLHK

AGRONET -- Komunitas Penyelam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan aksi pengambilan sampah bawah laut. Kegiatan tersebut dilaksanakan awal Maret lalu di perairan Waecicu Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Merupakan salah satu sumbangsih para penyelam dalam rangka HPSN Tahun 2020.

"Jadi pada pelaksanaannya dibagi 4 grup, keempatnya bertemu di satu point pertemuan. Kita kumpulkan sampahnya, diangkut ke pesisir. Selanjutnya kita pilah menjadi 10 jenis sampah," kata Sumarto, Inspektur Wilayah II KLHK, koordinator Komunitas Selam KLHK..

Aksi bersih sampah yang melibatkan 22 penyelam ini, dilakukan di kedalaman 5 dan 10 meter, pada luas area 150 meter.

"Dari masing-masing jenis itu kita timbang, contohnya plastik daur ulang kita hitung jumlah dan beratnya yaitu sekitar 23 kg dan seterusnya. Setelah dipilah, ditimbang, lalu dikirim ke pusat daur ulang," jelas Sumarto.

Hasil yang didapatkan berupa sampah sekitar 48,99 kg. Sampah yang mengotori dasar laut Labuan Bajo tersebut terdiri dari plastik daur ulang 86 buah (23,8 kg), plastik sekali pakai 46 buah (9,3 kg), kertas 2 buah (0,07 kg), karet 2 buah (0,1 kg), tekstil 1 buah (0,07 kg), kayu 2 buah (10,96 kg), logam 9 buah (0,07 kg), dan kaca 3 buah (4,62 kg).

Pemilahan dilakukan untuk mengetahui jenis sampah apa yang dominan. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya pengurangan sampah, khususnya plastik.

"Kebijakan umum sampah pada prinsipnya harus dimanfaatkan, agar memberikan manfaat ekonomi. Selain itu, prinsip pengelolaan sampah juga bisa dengan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recyle," pungkas Sumarto.(234)