Yayasan Penyu Indonesia (YPI) Apresiasi Komitmen Menteri KKP

Minggu, 06 September 2020, 11:51 WIB

Yayasan Penyu Indonesia bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan melepas ratusan tukik di Pantai Green Nirvana, Maratua, Kalimantan Timur, Selasa 2 September 2020. | Sumber Foto:Dok KKP

AGRONET -- Yayasan Penyu Indonesia (YPI) mengapresiasi komitmen Menteri Kelautan dan Perikan Edhy Prabowo dalam mendukung kelestarian penyu hijau di tanah air.

"Luar biasa membesarkan hati kami dan ribuan pelestari penyu di luar sana. Juga masyarakat lokal di sini bahwa negara itu hadir. Memberikan edukasi kepada kami yang selama ini merasa ditinggalkan. Ternyata tidak," kata Ketua YPI, Bayu Sandi usai melepas ratusan tukik di Pantai Green Nirvana, Maratua, Kalimantan Timur, awal September  kemarin.

Yayasan Penyu Indonesia bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta perwakilan Pemda Kabupaten Berau dan Pemprov Kalimantan Timur melepas secara simbolik sekitar 300 tukik ke perairan Sulawesi.

Bayu menjelaskan, Kabupaten Berau merupakan habitat terbesar penyu hijau di tanah air. Populasinya berada di Pulau Sangalaki, Mataha, dan Bilang-Bilangan. Setiap tahun, kata Bayu, ada lebih dari 3.200 induk penyu bertelur di ketiga pulau ini.

"Tapi ada lagi yang lebih besar yaitu di Pulau Sambit dan Blambangan," sambung Bayu. Di kedua pulau kecil terluar yang langsung berbatasan dengan Filipina  ini induk-induk penyu bertelur dan menghasilkan 40 sarang dalam satu malam. Sehingga dalam satu bulan, Bayu memperkirakan ada 4.000 tukik yang dihasilkan dalam satu bulan dari kedua pulau ini.

Dia berharap upaya konservasi terus dilakukan secara struktural dan berkelanjutan serta bahu membahu antara pemerintah dengan masyarakat berjalan seiring. Tujuan jangka panjangnya, Indonesia memiliki populasi penyu hijau terbesar di dunia.

Terkait langkah yang dilakukan Yayasan Penyu Indonesia, Menteri Edhy menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh. Mewakili pemerintah pusat, Menteri Edhy mendorong semua pihak untuk ikut mendukung pelestarian penyu dan aneka hayati yang berada di perairan Indonesia.

"Tolong kami dikasih masukan. Kami siap menerima masukan dan terima kasih atas dedikasinya. Salam hormat, salut atas apa yang telah saudara-saudara lakukan. Maju terus dan kita Selamatkan penyu Indonesia," ujarnya.

"Jangan sampai untuk sekadar mengejar uang kita melupakan konservasi. Tapi sebaliknya, selain kita mengejar konservasi kita juga jangan lupa untuk kasih makan anak-anak kita. Dua-duanya harus berjalan dengan baik," imbuh Menteri Edhy.(234)