Munas III PISPI : Menjadi Mitra Strategis untuk Kemajuan Pertanian

Senin, 04 Januari 2021, 10:41 WIB

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) melaksanakan Webinar dan Musyawarah Nasional (Munas) PISPI ke III secara virtual pada Rabu, 23 Desember 2020. | Sumber Foto:Dok PISPI

AGRONET --  Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) mengadakan acara webinar nasional Outlook Pertanian 2021 sebagai pembukaan Munas III Pispi. Acara tersebut dilaksanakan secara virtual dibuka oleh  Ketua Umum BPP Pispi 2015-2020, Sunarso dengan peserta mencapai 657 orang. 

Dalam pidato pembukaannya Sunarso mengatakan, perkembangan teknologi yang begitu pesat telah banyak mengubah aspek kehidupan, tak terkecuali industr pertanian. "Dengan tantangan tersebut, petani Indonesia harus mampu menerapkan teknologi dan pertanian presisi sehingga dapat meningkatkan produktivitas secara efektif dan efisien dan dapat memasarkan produk pertanian secara digital berbasis platform," kata Sunarso dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/12/2020).

 

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang memberikan sambutan mendorong seluruh organisasi pertanian nasional untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dengan memenuhi kebutuhan pangan berkelanjutan. Sambutan disampaikan secara virtual.

"Saya mendukung hadirnya organisasi yang lebih harmonis dan berjalan baik, dengan visi menghadirkan kemajuan bagi bangsa melalui pertanian," katanya.

Menurut Mentan, kontribusi PISPI sejauh ini sangatlah besar, terutama dalam memberikan rekomendasi pada perkembangan pertanian modern. Terlebih PISPI juga sering memberi masukan terkait pertanian holistic, komprehensif dan terintegrasi satu dengan yang lainnya.

"Kementerian tidak bisa bergerak sendiri, dan kita harus bersama-sama menghadapi tantangan dari waktu ke waktu sesuai perkembangan dan kemajuan era yang ada. Saya berharap Munas ini menjadi konsolidasi bagi kita semua," katanya.

Ketua Umum PISPI Sunarso menyampaikan terimakasih atas masukan dan support yang diberikan Mentan Syahrul. Terkait masukan Mentan, Sunarso siap berkolaborasi memajukan sektor pertanian yang kreatif, inovatif, visioner dan integratif. Terlebih lagi saat ini banyak lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi lahan property dan kawasan industri.

"Harus dilakukan proses strategi jangka panjang hingga 50 tahun ke depan karena permasalahan pertanian akan terus berkembang. Untuk itu dibutuhkan pemecahan masalah yang visioner dan konsistensi kebijakan, sehingga kita tidak selalu menghadapi masalah yang sama," katanya.

Sunarso menambahkan, pembangunan pertanian yang integratif adalah pembangunan pertanian yang tidak bisa diserahkan kepada Kementerian Pertanian (Kementan) saja, namun juga harus menjadi gerakan masif yang dikerjakan secara lintas sektoral.

"Para sarjana pertanian, petani, bahkan Kementerian sesungguhnya tidak bisa menyelesaikan masalah pertanian sendiri. Masalah pertanian itu harus diselesaikan oleh semua elemen dengan mengesampingkan ego sektoral," tututnya.

Dalam Munas ke 3, Pispi banyak melakukan perumusan dan menyesuaikan kebutuhan. Pispi melakukan perubahan sistem kepemimpinan dari Ketua Umum menjadi Presidium dan hasil musyawarah menetapkan Agus Ambo Djiwa, Catur Budi Harto, dan Jamhari menjadi Presidium BPP Pispi 2020-2025.(234)

 

BERITA TERKAIT