Sumber Makmur, Kelompok Ternak Kampung Kelinci di Lereng Merbabu

Jumat, 16 April 2021, 13:29 WIB

Sukarno, pendiri Kelompok Ternak Kelinci Sumber Makmur di Dusun Klabaran, Desa Sumber rejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Megelang. | Sumber Foto:Dok istimewa

AGRONET --    Ternak Kelinci mulai menjadi tren baru bagi peternak di Magelang, bahkan sampai ke daerah-daerah. Desa di lereng Merbabu, Desa Klabaran adalah salah satunya, hingga disebut sebagai Kampung Kelinci karena keberhasilannya beternak Kelinci.

Kelompok Ternak Kelinci Sumber Makmur mengawali Dusun Klabaran, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Megelang menjadi Kampung Kelinci. Klabaran adalah sebuah dusun yang berada di daerah lereng gunung Merbabu dengan ketinggian tempat 1300 mpdl. 

Kelompok Ternak Kelinci Sumber Makmur berdiri pada tanggal 20 Juli 1994 di Dusun Klabaran Desa Sumber rejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Megelang. Klabaran adalah sebuah dusun yang berada di daerah lereng gunung Merbabu dengan ketinggian tempat 1300 mpdl.

Luas wilayah dusun Klabaran adalah 58.070 ha terdiri di Tegalan 53, 212 Ha dan Pekarangan 4,853 Ha. Sedangkan lahan pertanian produktif berjumlah 838 orang terdiri dari laki-laki 406 orang perempuan 432 orang dengan 201 KK terdiri dari Petani penggarap 110 KK, Buruh Tani 52 KK dan lain-lain 39 KK.

Sebagian besar masyarakat adalah petani sayur-sayuran dan juga beternak sebagai sampingan baik ternak sapi, kambing, domba, kelinci dll. Selain itu hampir 90% masyarakat dusun Klabaran membuat kerajinan anyaman caping dari mendong sebagai kegiatan sampingan dan mengisi waktu luang. Pendapatan perkapita masyarakat dusun Klabaran antara 500-600 ribu/bln,

Pada tahun 2008 kelompok Sumber Makmur sudah mendapatkan sertifikat dari pemerintah daerah Kabupaten Magelang sebagai kelompok kelas lanjut. Sampai saat ini jumlah anggota kelompok sebanyak 80 orang sedangkan yang aktif sebanyak 53 orang.
Modal kelompok sampai saat ini sebanyak Rp. 332.000,- yang diperoleh dari iuran anggota dalam setiap hari minggu kliwon.

Dengan jumlah populasi ternak kelinci sebanyak 908 ekor terdiri dari Indukan 183 ekor, Pejantan 46 ekor dan Anakan 679 ekor.
Kegiatan kelompok yang sudah dilaksanakan sampai saat ini meliputi, kegiatan pertemuan rutin kelompok setiap hari minggu kliwon. Budidaya dan pembibitan ternak kelinci, Pengolahan limbah cair dan padat dari ternak kelinci, Usaha pembuatan kandang kelinci serta penyediaan obat-obatan untuk kelinci.

Dalam keorganisasian Kelompok Ternak Kelinci ini sudah tergabung dalam Asosiasi Peternak kelinci Merbabu Kecamatan Ngablak
dan Perhimpunan Peternak Kelinci Kabupaten Magelang (PPKM). Jenis-jenis kelinci yang dibudidayakan antara lain jenis Flam, Rex, Lion dan Spot.

Untuk pengembangan usaha, kelompok ternak kelinci Sumber Makmur sudah melakukan kerja sama atau kemitraan dengan pihak lain diantaranya kerjasama dalam bidang jual beli kelinci dengan bapak Dani dari Kota Salatiga dan juga kerja sama dalam bidang investasi/permodalan dengan bapak Aryo juga dari Kota Salatiga yang telah menanam modal sebesar Rp. 10.000.000,- kepada kelompok untuk pengembangan pembibitan kelinci.

Untuk daerah pemasaran, kelompok Sumber Makmur saat ini sudah menyebar diberbagai daerah yaitu Magelang, Temanggung, Wonosobo, Gombong, Jogjakarta, Kudus, Jakarta, Jawa Timur yaitu Jombang dan Malang bahkan sampai ke Pulau Dewata Bali.

Kapasitas produksi pemasaran pada saat ini sekitar 100 ekor/bln, sebagian besar dijual berupa anakan usia 35-45 hari, dengan harga Rp. 10.000 – 15.000/ekor. Kelompok Sumber Makmur juga menerima pesanan pembuatan kandang kelinci dengan harga sekarang antara 50.000 – 75.000/bh tergantung kualitas yang diminta.(234-magelangkab)