PT Berdikari Bangkitkan Harapan Peternak Ayam Lampung

Senin, 27 Juli 2020, 15:27 WIB

PT Berdikari (Persero) ditunjuk sebagai BUMN Peternakan pada tahun 2012. | Sumber Foto:logo- Dok AGRONET

AGRONET -- Para peternak ayam di Tulangbawang dan Tulangbawang Barat, mengapresiasi PT Berdikari  yang melakukan kerjasama dengan pengusaha peternakan ayam di Lampung, khususnya Tulangbawang dan Tulangbawang Barat.

Sebab kehadiran perusahaan plat merah di tengah-tengah pengusaha peternakan ayam ini membawa angin segar terhadap sektor peternakan.

"Alhamdulillah, kami dipercaya BUMN PT Berdikari melalui PT N3M menjadi mitra peternak ayam broiler. Tentu dengan kehadiran PT Berdikari dan PT N3M diharapkan dapat menstabilkan harga ayam di Lampung, sehingga peternak tidak dirugikan," kata Muhammad Junaidi mewakili peternak.

Muhammad Junaidi juga mengajak para peternak yang beberapa bulan terakhir ini sempat drop karena harga jatuh dibawah Rp10 ribu perekor, untuk kembali bangkit. Salah satunya dengan bekerjasama dengan BUMN PT Berdikari.

"Buat peternak ayam broiler untuk bareng-bareng kerjasama dengan kita. Tenang, kita ada jaminan pembelian kembali ayam diharga pokok atau HLL jika harga jatuh," jelas mantan Anggota DPRD Lampung tersebut.

Untuk wilayah Lampung, PT Berdikari (BUMN) memberikan kepercayaan kepada PT N3M untuk membangun kemitraan dengan peternak di Lampung.

Usaha peternakan ayam boiler Junaidi  terdapat di Tulangbawang dan Tulangbawang Barat. Saat ini populasi ayam di peternakannya sebanyak 40 ribu ekor. Ia menarget tahun depan dapat menampung sebaya.nyak 100 ribu ekor.

"DOC atau anak ayam usia sehari yang dikirim PT Bedikari, alhamdulillah sehat dan kualitasnya bagus. Strain atau galurnya adalah cobb yang mampu menghasilkan ayam pedaging cepat berbobot dalam usia 30 hari," katanya,

Tentang PT Berdikari

PT Berdikari (Persero) ditunjuk sebagai BUMN Peternakan pada tahun 2012. Sebagai BUMN peternakan, Berdikari mempunyai tugas menjadi perusahaan penyedia pangan protein bagi masyarakat, perusahaan buffer stock (penyedia bibit) untuk peternakan rakyat dan menjadi perusahaan rujukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan strategis terutama harga. Daging ayam dan telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapatkan masyarakat.

Selain harganya terjangkau, sumber protein yang terdapat dalam daging ayam dan telur mampu membuat pertumbuhan sel-sel organ tubuh dengan baik.  Berdasarkan hal itu, Berdikari mulai masuk ke dalam bisnis peternakan ayam terintegrasi dari hulu ke hilir, yang meliputi pembibitan, komersial, pabrik pakan dan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU). Saat ini, Berdikari mulai masuk industrI ini pada rantai GPS (Grand Parent Stock).

GPS merupakan rantai strategis dan menjadi critical point sebagai jaminan kapasitas pasok untuk rantai bisnis turunan berupa PS (Parent Stock), komersial (Final Stock) maupun pabrik Pakan. Saat ini farm GP sudah mulai menghasilkan DOC (Day Old Chick) PS (Parent Stock)  yang didistribusikan kepada peternak pembibitan rakyat dan tersebar di pulau Jawa serta wilayah lain di seluruh Indonesia.

Sejak Maret 2018 PT Berdikari (Persero) mulai mengembangkan bisnis ayam yang dimulai dengan melakukan impor GPS (Grand Parent Stock) sebanyak 36 ribu ekor.  Sampai saat ini, PT Berdikari (Persero) masih fokus dalam bidang peternakan ayam terintegrasi.(234)