Ita Purnamasari : Saatnya Milenial Bisnis Cokelat

Senin, 17 Mei 2021, 17:37 WIB

Ita Purnamasari, | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Penikmat musik lawas tentunya sudah tak asing dengan Ita Purnamasari. Salah satu penyanyi pop wanita terkenal era 90-an. Namanya pertama kali dikenal pada tahun 1992 setelah lagunya bertajuk Cintaku Padamu menjadi hits. 

Memasuki tahun 2000, Ita menarik diri dari dunia tarik suara. Ia memilih fokus untuk mengurus keluarganya. Setelah hampir 15 tahun tidak tampil, pada tahun 2015 Ita kembali ke jalur musik dengan merilis album religi bertajuk Spiritual. 

Wanita kelahiran Surabaya, 15 Juli 1967 itu kini berbisnis menjadi pengusaha cokelat dan mendirikan perusahaan yang dinamakannya IP Chocolate.

Di acara Tik Talk spesial ngabuburit ramadhan yang diselenggarakan Kementrian Pertanian pertengahan ramadhan lalu ia berbagi pengalaman. Ita mengatakan bahwa saat ini bisnis cokelat nasional terus mengalami perkembangan yang baik, terutama setelah meningkatnya tren olahan cokelat di dunia.  Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi milenial dan generasi muda untuk memulai bisnis produk olahan pertanian, khususnya cokelat yang memiliki peluang besar baik untuk konsumsi lokal maupun memenuhi pasar ekspor.  

BERITA TERKAIT

"Menurut saya bisnis cokelat itu sangat menjanjikan. Hal ini terbukti karena cokelat saya banyak yang suka, baik dari temen-temen fans maupun masyarakat di berbagai negara," katanya.

Di acara yang bertemakan Cokelatku, Cokelatmu, Cokelat Indonesia di House of Tani Gedung PIA Kementerian Pertanian, Jakarta, itu Ita bersyukur telah memilih komoditas bisnis yang tepat.  "Alhamdulilah bisnis cokelat saya berkembang pesat. Sekarang saya punya gerai di Jakarta dan peminat cokelat saya tersebar di seluruh dunia."  

Ita menceritakan bisnis cokelatnya ini dimulai beberapa tahun lalu, saat ia sedang mempersiapkan konser 30 tahun selama berkarier di dunia musik. Mulanya, cokelat IP adalah souvenir untuk penggemar yang datang. Namun usai konser, banyak fans dan masyarakat luas yang menyukai dan mempertanyakan keberadaan produknya tersebut.

"Lho kok prospek ya. Akhirnya saya putuskan bikin bolu dan kue. Nah, pas saya di Jogja, saya lihat ada teman punya tanaman cokelat. Saya berfikir, wah ini asik sekali dan akhirnya saya join sampai sekarang," katanya.

Ita sendiri mengaku sudah menjadi penggemar cokelat saat ia masih berusia 5 tahun. Kala itu, orang tuanya yang suka berpergian ke luar negeri kerap kali membelikan oleh-oleh berbagai macam cokelat.

"Dari kecil saya hobi makan cokelat. Kebetulan orangtua juga sering pergi ke luar negeri dan membawa oleh oleh cokelat," katanya

Penyanyi yang menikah dengan musisi Dwiki Dharmawan pada 1995 ini  kembali menegaskan, saat ini bisnis cokelat nasional terus mengalami perkembangan yang baik, terutama setelah meningkatnya tren olahan cokelat di dunia. 

Ia sangat mendukung upaya petani dan pemerintah yang tengah berjuang mengembangkan industri cokelat di Indonesia, terutama dalam memenuhi kebutuhan ekspor. "Terimakasih kepada petani dan pemerintah yang terus berusaha mengembangkan industri cokelat nasional," tutupnya.(234)

BERITA TERKAIT