Pamitra Wineka, Memberdayakan Petani Indonesia Melalui Inovasi Digital

Kamis, 17 Juni 2021, 15:42 WIB

Pamitra Wineka, President and Co-Founder TaniGroup. | Sumber Foto:Dok TaniHub

AGRONET -- Di tahun 2021 ini, startup agritech TaniHub Group memberikan kejutan.  Selain merampungkan penggalangan pendanaan Seri B dan menggarap pasar luar Jawa, TaniHub Group melakukan perubahan jajaran manajemen. Pergantian pertama adalah di posisi CEO. Co-Founder Ivan Arie Sustiawan digantikan oleh Co-Founder perusahaan yang lain, Pamitra Wineka.

Ivan yang telah menjabat posisi ini selama 5 tahun menyatakan mundur dari posisi manajemen, meski tetap berkiprah sebagai Board Member. Sedangkan Pamitra Wineka yang menggantikannya adalah sesama pendiri TaniHub.

Pamitra Wineka atau lebih akrab dipanggil Eka adalah lulusan program studi matematika Intitut Teknologi Bandung. Ia memulai kariernya sebagai pemagang di Trimegah Securities selama tiga bulan dimulai pada Juni 2007. Kemudian bekerja di Danareksa, perusahaan BUMN, sebagai analis penelitian (research analyst) mulai Oktober 2009 hingga Agustus 2010.

Pada 2010, Eka mengenyam pendidikan sarjana magister di Universitas Illinois dan mengambil jurusan ekonomi. Gelarnya didapat pada 2011. Setahun kemudian, ia menduduki posisi analis penelitian di perusahaan JP Morgan, New York. Tak lama, hanya tiga bulan, selesai pada Juni 2012.

Setelah itu, ia berkarier di Bank Dunia. Ia fokus pada keuangan mikro dan pengembangan sektor keuangan Indonesia, demikian menurut data dari situs Global SME Finance Forum yang juga diikuti oleh Eka di LinkedIn.

Empat bulan pertama, Eka bekerja di Washington DC, masih dengan posisi analis penelitian. Pada September 2012, ia kembali ke Indonesia dan menduduki posisi peneliti Bank Dunia di Indonesia selama tiga tahun sembilan bulan hingga Mei 2016.

Di tahun yang sama ketika ia berhenti dari Bank Dunia, Eka bergabung sebagai bagian dari pendiri TaniHub pada Juni 2016.  Platform yang menghubungkan petani dengan para konsumen individu dan korporasi itu didirikan oleh Pamitra Wineka bersama William Setiawan, Michael Jovan Sugianto, Miftahul Choiri, Ivan Arie dan Sustiawan.

Platform TaniHub berfungsi sebagai marketplace untuk memasarkan produk pertanian. Misinya adalah untuk menyederhanakan rantai penjualan produk para petani kepada konsumen individu atau pun korporasi.

Tak berhenti di situ, pada Januari 2017, ia juga terdaftar menjadi salah satu pendiri TaniFund. Perusahaan itu juga berada di bawah naungan Tani Group, sama seperti TaniHub.

Atas hasil kerja keras bersama tim, Pamitra Wineka, President and Co-Founder TaniGroup, menjadi salah satu penerima penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama dari ITB pada Juli 2019 lalu di Bandung, Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan karena Eka dinilai telah berhasil menunjukkan kepeloporan dan kontribusi dalam memberdayakan petani Indonesia melalui inovasi digital, yaitu TaniHub dan TaniFund.

Nama startup Tanihub semakin berkibar setelah disebutkan dalam debat calon presiden dan wakil presiden di musim kampanye yang lalu.

Pada April 2020 TaniHub memperoleh dana Seri A+ yang dipimpin Openspace Ventures dan Intudo Ventures, sebesar $17 juta (hampir Rp250 miliar).

Selama dua tahun belakangan ini, Eka juga menduduki posisi partner and senior advisor di dua fintech di Jakarta, yakni Perdana dan Akulaku.(234)

BERITA TERKAIT