Gandaria, Buah Kecil Besar Manfaat

Minggu, 01 Desember 2019, 14:42 WIB

Manfaat Gandaria untuk kesehatan tidak sekecil bentuknya. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --  Gandaria merupakan buah yang masih satu famili dengan mangga, yaitu Anacardiaceae. Nama ilmiahnya Bouea Macrophylla. Masyarakat Thailand sering menyebutnya maprang dan dalam bahasa Inggris menjadi marian plum.  Buah ini merupakan salah satu buah asli Indonesia, bisa ditemukan di Sumatera Utara, Jawa  dan Semenanjung Malaysia. Saat ini  banyak dibudidayakan di wilayah Indonesia bagian Timur dan Thailand. 

Berbentuk bulat kecil mirip kelereng, Gandaria memiliki rasa yang manis dan sedikit seperti mangga jika sudah matang. Bentuknya oval dengan ukuran panjang sekitar 4-7 cm. Terdapat biji berwarna putih, ungu muda di dalam buahnya.  Olahan yang bisa dibuat dari buah ini selain untuk rujak, bisa juga di buat asinan. Gandaria juga biasa dibuat  menjadi olahan bumbu masakan.

Buah ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak dan beragam seperti air, protein, lemak, karbohidrat, serat, niacin, vitamin C, kalsium, fosfor, zat besi, beta karotin, thiamine, dan juga riboflavin. Tidak mengherankan buah  yang menjadi maskot flora Jawa Barat ini mempunyai banyak manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat  Gandaria  terutama untuk kesehatan tidak sekecil bentuknya. Berikut  antara lain khasiat  sehat dari buah Gandaria:

1. Menyehatkan kulit

Kandungan vitamin C yang dimiliki buah ini dapat membantu pembentukan jaringan kolagen yang sangat baik untuk kesehatan kulit kamu. Selain itu, kandungan betakaroten-nya juga memberikan vitamin yang baik untuk kulit. Kulit pun akan menjadi lembab karena buah ini mengandung banyak air.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Kaya akan vitamin C dan protein, buah gandaria akan membuat stimulus regenerasi sel-sel dalam tubuh sehingga proses penyembuhan luka di dalam tubuh akan lebih cepat.

3.  Meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan air yang kaya pada buah ini turut membantu proses penyerapan zat besi lebih efektif dilakukan. Manfaat air yang ditunjang dengan kandungan zat besi yang terdapat pada buah ini akan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi kuman atau virus yang menyerang tubuh. Karena itu, dengan mengonsumsi buah ini secara rutin dapat membuat tubuh lebih kebal dari serangan penyakit.

4. Mencegah kanker

Kandungan air yang tergolong cukup tinggi pada buah gandaria baik untuk sistem pencernaan. Kandungan seratnya yang banyak juga membuat waktu yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan proses penyerapan makanan lebih cepat dan lancar. Hal itu baik untuk mencegah terjadinya endapan yang menyebabkan kanker di dalam saluran pencernaan. Selain itu, vitamin C yang ada pada buah ini akan melindungi sel-sel tubuh dan menangkal berbagai macam efek radikal bebas sehingga kemungkinan timbul sel kanker bisa dihindari.

5. Mengatasi Sariawan

Salah satu akibat kekurangan vitamin C adalah sariawan. Jadi, dengan mengkonsumsi vitamin akan membantu proses penyembuhan. Buah gandaria memiliki kandungan vitamin C 100 mg, lebih banyak dari kebutuhan harian vitamin C untuk tubuh sebanyak 60 mg.

6. Melancarkan peredaran darah

Kadar air yang cukup tinggi pada buah ini dapat mencukupi kebutuhan akan cairan dalam tubuh. Cairan itu diperlukan untuk menjaga kekentalan dalam sistem peredaran darah dan menjadi lebih lancar.

7.  Menjaga fungsi otak

Seperti diketahui, 70% otak kita terdiri atas air. Untuk menjaga fungsinya tetap baik, otak membutuhkan asupan air yang cukup. Buah gandaria memiliki banyak kandungan air yang dapat menjaga fungsi otak.

8.  Mengatasi BAB

Air dan serat tersebut membantu proses penyerapan menjadi lebih lancar dan cepat. Buah gandaria memberikan serat alami yang baik untuk pencernaan sehingga proses pembuangan sisa makanan pun menjadi lancar.

9.  Mencegah stroke

Hasil studi menunjukkan bahwa serat dapat mengikat kolesterol dan membuangnya bersama feses. Kandungan serat hingga 150 mg dalam buah ini akan membantu mengikat kolesterol lebih efektif. Jadi, minimnya kadar kolesterol yang telah diikat, baik bagi kesehatan untuk mengurangi risiko stroke.

10. Mencegah  diabetes

Studi lain yang dilakukan American medical association tahun 1997 menyatakan bahwa fungsi serat lainnya adalah untuk mencegah resiko diabetes. Jenis serat yang dikonsumsi yakni serat larut dalam air seperti buah gandaria, dapat membantu memperbaiki kondisi dari penderita diabetes, serta mengurangi resiko terkena penyakit diabetes.

Selain khasiat di atas, masih ada khasiat lainnya yang bisa didapatkan dari buah gandaria, antara lain membantu program diet, penawar racun, hingga mencegah penuaan dini. Meski buahnya berukuran kecil, ternyata gandaria mempunyai banyak manfaat. Sayang, kini pohon gandaria terbilang  langka karena tidak banyak orang yang menanam dan membudidayakannya.(234)