Ikan Gabus : Mempercepat Penyembuhan Luka, Berpotensi Sebagai Obat Corona

Senin, 27 Juli 2020, 20:24 WIB

Tengah diteliti khasiat ekstrak ikan gabus dalam membantu pasien virus corona. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Ikan gabus memiliki nama ilmiah Channa striata, yang termasuk dalam golongan predator. Ikan ini memilik kandungan protein mencapai 25 persen. Di samping itu, ikan gabus juga mengandung albumin yang bisa mencapai 6.200 gram per 100 gram berat ikan gabus.

Jangan sepelekan ikan gabus. Sekarang sedang diteliti bahwa jenis ikan ini dapat membantu pasien virus corona.

Banyak penelitian berlomba-lomba menemukan obat COVID-19. Walaupun bukan obat untuk menyembuhkan total, tapi minimal diharapkan bisa mengurangi gejalanya. Salah satu calon obat yang sempat disebut Menteri Kesehatan RI,  Terawan Agus Putranto adalah ekstrak ikan gabus. 

Ikan gabus menjadi salah satu biota air tawar yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain karena mudah dan relatif murah, ikan gabus juga dianggap memiliki segudang manfaat sehat. Salah satu manfaat yang paling dipercaya ada pada ikan gabus adalah membantu mempercepat penyembuhan luka, karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Ekstrak Ikan Gabus Diteliti Sebagai Obat Virus Corona

Secara spesifik, 100 gram ikan gabus mengandung 69 kalori; 25,2 gram protein; 1,7 gram lemak; 0,9 miligram zat besi; 62 miligram kalsium; 76 miligram fosfor; 150 miligram vitamin A; 0,04 miligram vitamin B; dan 69 miligram air. Karena memiliki kandungan gizi tersebut, ikan gabus merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki segudang manfaat. Selain digadang-gadang bisa membantu meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari infeksi virus corona,

Para peneliti meyakini kombinasi tersebut berkhasiat menaikkan kadar albumin. Nantinya, kadar albumin dalam manfaat ekstrak ikan gabus  berperan sebagai agen yang mencegah peradangan dan koagulasi ketika seseorang terinfeksi COVID-19.

Selain itu, formula ekstrak ikan gabus, temulawak, dan meniran juga akan diinovasi lebih lanjut menjadi produk obat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta pencegahan virus corona.

Apabila berhasil dikembangkan, obat dengan kandungan manfaat ekstrak ikan gabus akan diproduksi secara massal.

Mempercepat Penyembuhkan Luka

Berdasarkan penelitian, asam amino pada gabus memicu produksi kolagen yang dapat meningkatkan kekuatan dan elastisitas kulit. Dibantu dengan adanya kandungan glisin, asam arakidonat dan asam lemak, ikan gabus terbukti dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Konsumsi ikan gabus secara rutin dan teratur juga dapat memberikan efek antinyeri. Pada suatu penelitian dikatakan bahwa ikan gabus memiliki kandungan yang dapat meningkatkan efek antinosiseptif. Efek tersebut mampu meringankan rasa nyeri yang terjadi akibat adanya luka.

Tidak hanya sebatas itu, obat anti-nyeri yang dikombinasikan dengan konsumsi ikan gabus juga memberikan efek yang lebih maksimal. Studi mengatakan bahwa pemberian ekstrak ikan gabus dapat mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan pasien usai operasi.

Terbukti sudah bahwa ikan gabus memang mampu mempercepat penyembuhan luka. Ikan ini bahkan bisa memberikan manfaat yang lebih banyak lagi apabila dikonsumsi secara rutin, teratur dan pada porsi yang sesuai.

Kendati begitu, Anda yang sensitif atau punya alergi terhadap jenis makanan tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum menyantap olahan ikan gabus. Karena, tidak menutup kemungkinan konsumsi ikan gabus memicu timbulnya reaksi alergi. (234-dari berbagai sumber)