Konsumsi Brokoli untuk Kesehatan Otak

Senin, 16 November 2020, 11:26 WIB

Brokoli kaya akan senyawa glukosinolat yang dapat dipecah oleh tubuh menjadi isotiosianat. Kandungan tersebut dapat mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko terserang penyakit neurodegeneratif. | Sumber Foto:Dok AGRONET

AGRONET --  Banyak orang kurang menyukai brokoli karena rasanya, padahal banyak manfaat yang diberikan oleh sayuran ini. Makanan ini dapat menjadi sumber serat makanan dengan kalori yang rendah dan mampu menyehatkan otak. Brokoli kaya akan senyawa glukosinolat yang dapat dipecah oleh tubuh menjadi isotiosianat. Kandungan tersebut dapat mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko terserang penyakit neurodegeneratif. 

Brokoli merupakan jenis kubis yang mengandung 90 persen air, dan sangat kaya akan vitamin serta mineral. Oleh karena kandungannya itu, sayuran berwarna hijau tua ini dianggap ampuh dalam melawan radikal bebas serta melindungi sel tubuh dan otak dari efek oksidatif atau proses hilangnya elektron dari bahan kimia.

Selain mengandung banyak flavonoid, brokoli juga kaya akan zat gizi, kalsium, potassium, dan vitamin C yang baik untuk otak. Semangkuk brokoli yang dimasak bahkan bisa mengandung lebih banyak vitamin C daripada dua buah jeruk. Tapi, vitamin C pada sayuran mudah rusak saat disimpan dan dimasak. Maka dari itu, alangkah baiknya ketika membeli brokoli, secukupnya saja untuk segera dimasak. Selain itu, ketika membeli brokoli, pilihlah yang berwarna hijau gelap karena masih mengandung banyak zat gizi yang amat berharga.

Sayur tersebut juga kaya akan kandungan flavonoid, serta antioksidan. Hal yang paling penting adalah brokoli kaya akan kandungan vitamin K, yang dapat mencukupi kebutuhan harian kamu saat mengonsumsinya sekitar 1 cangkir. Vitamin tersebut dapat membentuk sphingolipid, sejenis lemak padat yang baik untuk merangsang sel-sel otak. Hal tersebut baik untuk menjaga daya ingat.

Otak adalah organ vital, sehingga kesehatannya harus selalu dijaga. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan semua makanan yang dikonsumsi menyehatkan. Dengan memiliki otak yang sehat, kamu dapat mengatasi banyak masalah dengan mudah, karena fungsinya yang berada dalam tahap maksimal.

BERITA TERKAIT

Seiring dengan bertambahnya usia, memang fungsi otak dapat menurun dan daya ingat menjadi lebih lemah. Maka dari itu, kamu benar-benar harus mencegahnya sebelum terjadi. Hal yang penting untuk dilakukan adalah menjaga asupan makanan mengandung nutrisi tinggi. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat, banyak manfaat positif lainnya yang dapat terasa pada tubuh. 

Apabila dikonsumsi, brokoli dapat memasok berbagai zat gizi yang diperlukan untuk menjaga fungsi optimal otak. Itulah kenapa sayuran ini sangat baik disajikan, terutama kepada anak-anak yang tengah memasuki masa perkembangan. Petunjuk umum dalam memilih sayuran yang akan dimakan ini adalah dengan melihat warnanya. Warna pada sayuran dapat mengisyaratkan jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh.(234)

BERITA TERKAIT