Atasi Jerawat di Wajah dengan Ekstrak Secang

Jumat, 27 November 2020, 20:34 WIB

Karena khasiatnya, kayu secang banyak digunakan sebagai bahan pembuat minuman. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET--  Masyarakat Jawa telah lama mengenal dan memanfaatkan kayu secang sebagai bahan pembuat minuman tradisional. Selain memiliki rasa asam yang segar, kayu secang juga memiliki manfaat bagi kesehatan. 

Untuk mengatasi jerawat di wajah, ada banyak cara. Salah satunya dengan obat. Tetapi, ada bahan alami dari sumber daya alam Indonesia yang bisa digunakan untuk obat jerawat. Dosen IPB University dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof. Dr. Irmanida Batubara menemukan bahan alami tersebut.

Apa bahan alam terbaik Indonesia yang dapat digunakan dalam formula anti jerawat itu? Jawabannya adalah ekstrak secang. Menurut Prof. Irmanida, bahan aktif yang dapat dimanfaatkan sebagai anti jerawat berasal tersebut dari ekstrak secang.

"Kenapa secang? Karena, secang merupakan pilihan dari hasil penapisan sekitar 40 jenis bahan tumbuhan obat Indonesia yang biasa dipakai untuk kesehatan kulit," ujar Prof. Irma seperti dikutip dari laman IPB University.

BERITA TERKAIT

Tanaman secang termasuk jenis pohon berduri dengan daun yang berukuran kecil. Buah secang sekilas mirip dengan petai cina yang berwarna kehijauan, tapi buang secang akan berubah warna menjadi kecoklatan ketika matang. Selain itu, terdapat bunga berwarna kuning atau oranye di puncaknya.

Kayu secang adalah kayu yang berasal dari pohon secang (Caesalpinia sappan). Tumbuh subur di Indonesia, India, dan Malaysia. Bagian dari tanaman secang yang paling sering dimanfaatkan adalah empulur, yaitu bagian dalam batang kayu. Umumnya, kayu secang digunakan sebagai bahan pembuat minuman. 

Rasa kayu secang cukup menyegarkan sehingga rempah yang satu ini menjadi minuman favorit orang-orang keraton. Selain sebagai minuman, kayu secang juga digunakan sebagai pewarna alami untuk makanan karena kulit kayu secang bisa memberikan warna merah.

Selain di daerah pulau Jawa, kayu secang dikenal dengan sebutan tertentu di daerah lain. Berikut ini adalah beberapa nama lain kayu secang, seupeung (Aceh), cacang/ lacang (Minangkabau), sepang (Gayo dan Sasak), dan sopang (Batak).

Di luar negeri, kayu secang dikenal dengan istilah sappanwood yang memakai bahasa Inggris. Kayu secang juga dikenal dengan sebutan soun bagi orang-orang Jepang. Jadi, jangan heran bila kayu secang memiliki banyak nama.

Kandungan Kayu Secang

Adanya manfaat kayu secang yang sangat berguna bagi kesehatan, tentunya sangat terkait dengan beberapa zat kimia penting yang dikandung oleh kayu secang di antaranya adalah brazilin, brasilein, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, kardenolin, fenil propana, dan antrakinon.

Selain itu, kayu secang juga mengandung asam galat, delta-a phellandrene, oscimene, resin, resorsin, dan minyak atsiri yang ada di dalam kayu secang. Kayu secang pun memiliki kandungan zat yang khas sesuai namanya, yaitu sappanchalcone dan Caesalpin P.

Manfaat secang:

1. Secang merupakan ekstrak paling baik karena punya aktivitas antioksidan yang baik.

2. Secang juga punya aktivitas dan antibakteri yang baik.

3. Secang menghambat kerja enzim lipase yang diproduksi oleh bakteri yang ada di kulit (Propionibacterium acnes).

Enzim lipase inhibitor mengubah lemak menjadi asam lemak yang kemudian menjadi sumber nutrisi bagi bakteri. Jika enzim ini dihambat artinya nutrisi untuk bakteri berkurang, juga sebagai antiinflamasi atau antiradang. Berpotensi dikomersialkan Adapun jenis jerawat yang bisa diobati dengan secang adalah jerawat yang disebabkan oleh terlalu banyaknya bakteri di kulit (kulitnya kotor).

Dijelaskan Pakar IPB University, perkembangan industri produk anti jerawat di Indonesia saat ini sangat berkembang. Akan tetapi masih diperlukan produk perawatan kulit yang menggunakan bahan alami dari sumberdaya alam.

"Secang ini sangat berpotensi untuk dapat dikembangkan dan dikomersialkan oleh industri," jelas Prof. Irma yang juga Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC).(234)

BERITA TERKAIT