Bermanfaat Memperbaiki Pola Tidur, Daun Bidara Dipercaya Obati Sihir

Senin, 15 Pebruari 2021, 12:49 WIB

Daun bidara kerap digunakan untuk pengobatan, ruqyah, termasuk pengobatan sihir. | Sumber Foto:Dok Isimewa

AGRONET -- Bidara atau juga disebut widara adalah pohon kecil yang banyak tumbuh di wilayah kering. Tanaman ini memiliki daun berbentuk bulat panjang. Meski belum terlalu populer, banyak orang menggunakan daun dari pohon bernama Latin Ziziphus mauritiana untuk alasan kesehatan. Bahkan, beberapa manfaat daun bidara sudah diuji dan dibuktikan oleh beberapa penelitian.

Jenis pohon kecil ini tumbuh di daerah kering dan menghasilkan buah.  Tak banyak yang tahu, daun bidara dan air rebusannya ternyata banyak memiliki khasiat. Bahkan, di Indonesia, daun bidara dikenal sebagai tanaman yang ampuh dan berkhasiat mengusir sihir dan jin. Hal itu diyakini karena daun bidara kerap digunakan untuk pengobatan, ruqyah, termasuk pengobatan sihir.

Dalam pengobatan tradisional, daun bidara digunakan sebagai antidiabetes, sedatif, bronkitis, dan antidiare oleh penduduk setempat.  Tanaman ini diketahui kaya akan polifenol, siklopeptida alkaloid, saponin dammarane, vitamin, mineral, asam amino, dan asam lemak tak jenuh ganda.  Senyawa-senyawa tersebut bersifat antimikroba, anti-inflamasi, hipoglikemik, antioksidan, serta memiliki efek imunomodulator.

Manfaat daun bidara memang banyak, mulai dari mengontrol gula darah sampai masalah lambung. Selain juga untuk memperbaiki pola tidur. Studi ilmiah pernah dilakukan pada tikus. Hasilnya, diketahui tikus memiliki waktu tidur yang lebih panjang.

Flavonoid dan saponin—senyawa bioaktif yang ditemu kan di tumbuhan bidara—juga terbukti meningkatkan waktu tidur. Penelitian lain menunjukkan flavonoid dalam daun bidara bisa meningkatkan waktu yang dihabiskan dalam tidur gelombang lambat dan tidur REM.

Bagi banyak orang, masalah tidur berujung pada masalah kecemasan. Senyawa bioaktif yang sama dalam bidara bisa membantu meningkatkan kualitas tidur juga dapat meredakan kecemasan—dengan atau tanpa masalah tidur. 

Selain itu, penderita masalah lambung juga bisa merasakan manfaat daun bidara. Bahan alami ini ternyata telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati masalah gastrointestinal, termasuk kembung, sakit perut, dan sembelit.  Penelitian menunjukkan, daun bidara dapat mengurangi asam lambung, sekaligus membantu melindungi dan mengobati tukak lambung. Penelitian juga menunjukkan bidara sangat efektif dalam mengatasi sembelit kronis.

Manfaat lainnya, bidara juga dikenal untuk sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang melemahkan fungsi kekebalan dan membuat kita lebih rentan terhadap penyakit.  Beberapa senyawa yang ditemukan secara alami dalam bidara, termasuk saponin, flavonoid, dan polisakarida, berperan sebagai peningkat imunitas tubuh.

Meski ada banyak manfaat daun bidara untuk kesehatan, pengonsumsiannya juga diperhatikan. Apalagi, belum banyak penelitian soal tumbuhan ini. Namun, disarankan untuk mengonsumsinya dengan cara direbus terlebih dulu. Selanjutnya, minum air rebusannya. Untuk dosis, tergantung pada usia, berat badan, dan kesehatan individu, serta kondisi yang sedang ditangani.  Selain cara konvensional tersebut, bidara kini juga sudah tersedia dalam bentuk suplemen. 

Memang banyak manfaat daun bidara dan beberapa di antaranya bahkan sudah diuji dalam penelitian. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.(234)