Merawat Traktor Pertanian Agar Lebih Awet

Kamis, 07 November 2019, 11:14 WIB

Traktor perlu dirawat secara benar supaya awet dan bisa dipakai dalam jangka panjang. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --Usaha dalam bidang pertanian semakin diminati banyak orang. Hal ini dikarenakan proses pengolahan tanah, penanaman, sampai panen dapat dibantu menggunakan mesin pertanian moderen. Salah satunya adalah mesin pengolah tanah, yaitu traktor. Namun jika dipakai secara terus menerus mesin ini juga dapat mengalami kerusakan.

Bagaimana cara merawat traktor yang benar supaya awet dan bisa dipakai dalam jangka panjang?

Ada banyak sekali jenis traktor yang sudah dijual luas di pasaran. Mesin yang satu ini mampu mempermudah kinerja petani dalam mengeolah tanah jadi. Tentu saja hal ini akan membuat waktu bekerja menjadi efisien dan para petani juga tidak perlu mengeluarkan tenaga yang banyak untuk mengolah tanah.

Mesin traktor yang dirawat dengan baik secara rutin akan mampu berfungsi dengan maksimal sampai bertahun-tahun. Namun ada b eberapa perbedaan mendasar merawat traktor dibandingkan mesin pertanian yang lain. 

Pelajari Buku Panduan Penggunaan 

Produsen traktor biasanya memberikan intruksi secara rinci terkait perawatan dasar yang harus dilakukan pada mesin traktor. Beberapa hal yang biasanya ada didalam buku panduan antara lain :Jadwal perawatan.  Jadwal ini akan memberikan rincian kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin, transmisi, mengganti filter, pelumasan sasis dan mengganti hidrolik. Spesifikasi.  Informasi ini biasanya tersedia dalam bentuk tabel yang akan memberi tahu Anda jenis cairan transmisi yang bisa digunakan atau nama komponen pengganti yang bisa dipasang pada mesin traktor saat komponennya harus diganti. Anda harus melakukannya secara rutin supaya mesin traktor Anda terus bisa digunakan secara maskimal.

Lokasi titik pelumasan maupun bagian yang boleh dan tidak boleh diganti maupun dibongkar biasanya juga akan dibahas dalam buku panduan penggunan traktor. Sebagai langkah perawatan yang benar, usahakan supaya Anda mematuhi hal ini.

Di buku ini juga bisa ditemukan panduan dasar cara mengoperasikan traktor yang benar. Akan lebih baik jika Anda membaca panduan dasar penggunaan terlebih dahulu. Karena mesin traktor biasanya memiliki tatanan komponen mesin yang berbeda-beda, terlebih lagi jika Anda membeli dengan merek yang berbeda.

Bersihkan Mesin Traktor Secara Rutin

Anda harus membersihkan traktor dari debu maupun kotoran lainnya yang biasanya dapat menyebabkan kerusakan. Selain itu, Anda juga harus mencuci mesin ini secara berkala. Gunakan cairan khusus untuk mencuci mesin traktor yang sudah tersedia luas di pasaran.

Gunakan Sparepart Standar

Sebaiknya gunakan perlengkapan atau spare part sesuai standar yang telah ditetapkan oleh produsen pembuat mesin traktor yang sudah dibeli. Selain sebagai upaya perawatan menggunakan sparepat sesuai standar mesin juga dapat memaksimalkan kinerja traktor.

Rutin Lakukan Pemanasan

Anda harus rajin memanasi mesin traktor terlebih dahulu sebelum digunakan. Ini bertujuan supaya nantinya traktor  dapat memiliki umur panjang dengan kondisi mesin yang stabil dan dapat Anda gunakan sesuai keinginan.

Ada beberapa pemeriksaan rutin yang harus dilakukan petani/operator traktor untuk merawat dan memelihara traktornya agar tetap awet. 

1.  V-belt (umur kerja: 25 jam)

Belt yang dipakai cukup lama akan mengembang dan berakibat kendur dan akan menyebabkan terjadinya slip. Belt yang terlalu kencang akan mudah rusak dan putaran mesin menjadi terhambat. Oleh karena itu, ketegangan v-belt harus tepat. Tangki harus terisi cukup bahan bakar. Pasalnya, tangki kosong akan menyebabkan masuknya udara ke saluran bahan bakar sehingga traktor akan sulit dihidupkan.

Pada saat traktor disimpan sebaiknya jangan biarkan tangki kosong karena hal ini akan menyebabkan terjadinya pengembunan. Embun yang banyak akan berakumulasi dalam tangki. Jika masuk dalam ruang pembakaran, akan merusak motor.

Buka dan bersihkanlah saringan udara secara berkala. Bahan bakar yang kotor akan menyumbat lubang nozel. Kotoran yang mengendap biasanya diperiksa pada mangkuk gelas. Untuk memeriksa elemen saringan, keran bahan bakar harus ditutup terlebih dahulu, sebelum membuka mangkuk gelas.

2. Sistem pendingin

Biasanya motor traktor menggunakan sistem pendingin air sebagai pendingin, baik tipe radiator maupun kondesor. Periksa keberadaan air dan kebersihan ram radiator.

3. Pelumasan

Bagian-bagian yang bergesekan perlu diberi pelumas, agar tidak timbul gesekan dan panas. Ada beberapa bagian dari traktor yang perlu dilumasi seperti bagian dalam motor, gigi transmisi, kabel kopling pengemudi, jari kopling, dan cam/pengait kopling utama. Sebelum digunakan, mesin traktor perlu dipanasi terlebih dahulu. Ini bertujuan agar traktor dapat memiliki umur panjang dengan kondisi mesin yang stabil.

Demikian beberapa cara merawat traktor yang dapat dilakukan supaya mesin traktor  lebih awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Sebagai tambahan, jika mesin yang Anda gunakan memiliki ukuran yang sangat besar, maka akan lebih baik jika serahkan urusan perawatan dan pemeliharaan mesin kepada ahlinya.(234)