Tips Agar Koi Tak Mudah Mati

Rabu, 04 Maret 2020, 09:54 WIB

Selayaknya manusia, koi juga akan gampang sakit bila sedang stress. | Sumber Foto:Dok KKP

AGRONET -- Hobbyist atau para penghobi koi mungkin pernah menghadapi ikan koi yang barus saja di masukkan ke kolam mati dalam waktu singkat. Agar ini tidak terjadi, berikut tips yang perlu diketahui para pemula.

 Kantong Beroksigen Bikin Koi Stress

Selayaknya makhluk hidup pada umumnya, koi juga akan stress bila dimasukkan dalam kantong plastik berisi oksigen yang sempit. Oleh karena itu, jangan biarkan koi dalam kantong plastik terlalu lama. Bahkan untuk membantunya bernapas, kantong plastik hendaklah dibuka agar koi dapat supply oksigen lebih.

Agar dapat dikeluarkan dari kantong plastik secepatnya, maka waktu transportasi koi juga diusahakan sesingkat mungkin. Begitu sampai di rumah, segera masukkan koi di dalam kantong plastik ke tempat barunya. Jangan buru-buru dilepas. Biarkan koi menyesuaikan diri dengan suhu air di kantong plastik dengan di kolam kurang lebih 15-30 menit.

Setelah itu, buka tutup kantong dengan tangan, dan rasakan, apakah suhu air di kantong dengan di kolam sudah cukup sama. Bila suhunya sudah cukup sama, tambahankan air kolam ke dalam kantong secara perlahan hingga penuh dan biarkan koi keluar dengan sendirinya. Cara itu sudah biasa dilakukan untuk menghindari perubahan kondisi air yang tiba-tiba.

Selayaknya manusia, koi juga akan gampang sakit bila sedang stress. Hal ini karena daya tahan tubuh melemah dan penyakit lebih mudah menyerang. Oleh karena itu, perlakuan yang tepat dibutuhkan agar koi terhindar dari stress.

 Koi Baru Perlu Dikarantina

Setiap kolam penampung koi, memiliki kualitas air yang berbeda. Kualitas air di toko penjual, pasti berbeda dengan kualitas air di kolam Anda. Agar koi yang baru dibeli dapat bertahan hidup, ada proses karantina yang perlu dilewati.

Koi yang baru dibeli dapat dikarantina di bak fibre/semen apabila aquarium terlalu sempit. Sementara, untuk koi yang sedang sakit, dikarantina di aquarium agar kondisi fisiknya dapat dipantau dengan jelas.

Ingat, air yang digunakan untuk karantina diambil dari kolam di mana koi tersebut berasal. Jika koi yang dikarantina dipindahkan ke tempat yang kualitas airnya berbeda, koi malah akan makin sakit.

Selain itu, jangan terlalu sering mengganti air karena perubahan menyolok pada air dapat mengganggu koi.(KKP/234)