Antisipasi Corona

4 Langkah Mudah Menanam Jahe Dalam Pot.

Kamis, 12 Maret 2020, 09:53 WIB

Menanam jahe di rumah memberi manfaat lain yaitu memanfaatkan jahe untuk konsumsi sendiri, untuk meningkatkan daya tahan tubuh termasuk menangkal virus corona. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Tanaman jahe merupakan salah satu akar-akaran yang mempunyai berjuta manfaat, tidak hanya sebagai bahan makanan, namun juga sebagai obat-obatan yang diakui khasiatnya. Karena keunggulannya ini, budidaya jahe sudah banyak dilakukan.

Selain menguntungkan secara finansial, menanam jahe di rumah memberi manfaat lain yaitu memanfaatkan jahe untuk konsumsi sendiri. Jahe dapat mengurangi resiko berbagai macam penyakit. Kandungan protein, vitamin, dan zat bioaktif di dalam jahe terpercaya dapat menangkal beragam virus dan kuman jahat dari luar tubuh, termasuk virus corona - COVID-19.

Menanam jahe bisa menggunakan 2 media tanam, yaitu tanah kebun atau tanah dalam pot. Keduanya dapat menghasilkan jahe berkualitas tinggi, tergantung bagaimana kita melakukan proses tanamnya.

Terdapat berbagai jenis tanaman jahe yang dibudidayakan, yaitu:

 
  • Jahe putih besar /gajah: umbinya besar, berwarna putih sedikit kekuningan dengan diameter sekitar 8 sampai 8,5 cm
  • Jahe putih kecil /emprit: umbinya kecil dan berlapis-lapis, berwarna putih kekuningan dengan diameter sekitar 3 sampai 4 cm
  • Jahe merah: umbinya kecil berlapis, beraroma tajam, berwarna merah sampai jingga muda dengan diameter sekitar 4 sampai 4,5 cm. 

1. Pembibitan Jahe

Hal yang pertama kali harus kita perhatikan adalah bibit yang akan kita tanam.Cara budidaya jahe yang paling populer adalah melalui sistem stek rimpang yang umurnya sudah minimal 10 bulan. Terlihat dari kulitnya yang licin, keras, mengkilat, dan tidak mudah terkelupas.

Benih bibit pun tentunya harus jelas, tidak tersentuh oleh varietas lainnya.Jenis bibit yang akan ditanam harus disemai terlebih dari dahulu agar terbentuk tunas kecil pada umbinya. Langkah petunasan ini bisa dikakukan dalam ruangan menggunakan alas dari bambu ataupun dengan tanah.

Bibit yang benar adalah yang sudah memiliki tunas sekitar 1 sampai 2 cm. Bibit juga dapat direndam antibiotik untuk menghindari terkena infeksi bakteri yang dapat mengancam pertumbuhan jahe.

2. Siapkan Pot dan Media Tanam

Menanam jahe bisa dimulai dengan menggunakan media tanam pot yang berisi tanah gembur. Pastikan ukuran tanah potnya lebih dari 30 cm x 35 cm agar tanahnya tidak ambles ke bawah saat sedang disiram. Agar lebih subur, campurkan dengan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya dengan perbandingan 1:1.

Sebelum menanam tanaman jahe, pastikan kepadatan tanah sudah sempurna dengan memastikan air yang keluar dari pot tidak menyangkut di bagian bawah. Pada satu pot, kita bisa menumbuhkan sekitar 3 sampai 4 jahe.

3. Menanam Jahe.

Tanamkan jahe di bawah permukaan campuran tanah dan pupuk kandang sedalam kurang lebih 5 sampai 10 cm. Apabila ingin menanam lebih dari 1 jahe, pastikan jarak antara jahe lebih dari 5 cm agar kelak akarnya tidak saling berbenturan.

Tempatkan pot yang sudah ditanami bibit jahe di area yang tidak begitu terkena cahaya matahari dengan suhu 24 sampai 30 derajat Celsius.

Pastikan suhu ruangan atau lingkungan tidak dingin karena akan memperlambat pertumbuhan tanaman jahe, atau membunuh bibit sampai tidak bisa tumbuh.

4. Penyiraman dan Panen 

Siram tanaman jahe dengan sedikit air setiap harinya. Periksa selalu kondisi pot, pastikan tangkai dan daunnya tidak kering atau berubah menjadi warna coklat. Pastikan tanaman jahe tidak terlalu terguyur air ketika hujan.

Ini lah mengapa ada baiknya kita menyimpan pot jahe di teras yang tertutupi atap sehingga terlindung dari air hujan dan cahaya matahari yang berlebih.

Dengan cara menanam jahe lewat media pot, waktu panennya biasanya sekitar 10 sampai 12 bulanan, dengan umbi yang akan tumbuh sebesar 60 sampai 120 cm.

Cara panen jahe pun mudah. Cukup menggalinya dengan hati-hati dan tarik dari tangkai bawah sehingga akarnya akan tercabut. Apabila ingin memperbanyak, cukup gali saja tunas baru yang baru muncul di depan tanaman jahe utama serta tanaman tunas di tempat yang lain.(234)