Cara Tepat Mengolah Jahe untuk Wedang

Senin, 30 Maret 2020, 17:38 WIB

Minuman jahe bisa diminum untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan, seperti mengobati mual dan muntah. | Sumber Foto:AGRONET

AGRONET -- Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah virus corona (COVID-19). Salah satunya meminum tanaman rimpang jahe yang dinilai bisa meningkatkan imunitas tubuh. Berbagai referensi dan penelitian memang menyebutkan jahe memiliki fungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.

Jahe merupakan akar tanaman dengan rasa tajam dan menyengat. Jahe juga sudah dikenal selama ribuan tahun sebagai rempah yang punya banyak manfaat. Selain diolah menjadi jamu atau ke dalam masakan favorit, jahe juga bisa diminum airnya untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan, seperti mengobati mual dan muntah.

Untuk membuat minuman hangat, pilih jahe yang tua. Jahe yang tua bisa dikenali dari kulitnya yang cokelat. Jangan memilih jahe yang kehijauan karena itu artinya jahe masih muda. 

Guna mendapatkan rasa pedasnya, jahe tua juga jauh akan lebih terasa daripada yang muda. Jahe yang tua juga tidak akan terasa pahit. Jika ingin lebih pedas lagi, gunakan jahe merah atau jahe jawa.Jenis ini punya rasa pedas yang lebih berasa.

Berikut cara mengolah jahe untuk wedang:

  • Bagian paling pedas jahe ada di bawah kulitnya. Jadi kupas jahe setipis mungkin. Paling mudah, kerok dengan pisau atau sendok. Jika jahe dikupas tebal-tebal, aromanya akan sangat berkurang.
  • Bakar dulu jahe supaya aromanya keluar..Bakar sebelum dikupas supaya bagian badan jahe tidak hangus.
  • Setelah itu jahe tinggal kita olah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya wedang lebih beraroma,
    • Jahe dimemarkan sampai gepeng.
    • Jahe diparut. Hanya saja rasa minuman akan sedikit lebih pahit Bungkus jahe dengan kain agar minuman tidak tercampur dengan serbuk-serbuk parutan jahe
    • Jahe diiris tipis. Bisa juga dimemarkan lagi tiap irisannya.
  • Setelah itu, jahe tinggal dimasak dalam air panas bersama gula merah atau gula putih, tergantung selera. 

Kini juga banyak beredar wedang jahe bubuk yang dijual di pasaran.Tapi, bubuk jahe ini biasa aromanya kurang kuat dan jika terlalu banyak akan berasa pahit. Jadi, paling benar  adalah dengan membuat wedang sendiri dari jahe utuh.(234)