Cara Sederhana Menanam Serai di Rumah

Minggu, 03 Mei 2020, 12:12 WIB

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dariSerai, oleh karena itu banyak orang yang menanamnya di pekarangan rumah. | Sumber Foto:Dok AGRONET

AGRONET --  Serai (Cymbopogon citratus) adalah tanaman herbal yang dikenal dengan aromanya serta rasanya yang wangi dan menyegarkan. Tumbuhan yang lebih dikenal di kawasan Asia seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia ini, selain digunakan sebagai bumbu dapur untuk menyedapkan masakan. Selain itu juga  digunakan untuk menghilangkan bau anyir pada jenis kerang - kerangan, udang, ikan dan lainnya.

Serai juga diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, memberikan efek kehangatan, meningkatkan imunitas dan digunakan untuk bahan baku herbal alami yang dapat menyembuhkan penyakit keseleo, sakit pinggang, luka memar. Terlebih di masa pendemi covid-19 ini. Untuk meningkatkan imunitas, Serai banyak digunakan sebagai campuran minum teh, jahe dan minuman mpo-mpon atau herbal.  

Karena banyaknya manfaat yang didapatkan dari tanaman Serai maka banyak orang membudidayakannya. Apalagi budidaya Serai bisa dilakukan dengan mudah dan dimana saja, seperti di pot, karung, wadah polybag, dan bisa juga di perkarangan terbuka seperti di sawah, ladang, perkebunan, daerah perkantoran dan lain sebagainya.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menanam serai di rumah adalah menyiapkan bibit serai yang ingin ditanam. Jangan bingung untuk menemukan bibit tanaman serai, Kita bias memanfaatkan serai yang ada di dapur. Jika tidak ada, bisa dibeli di pasar atau tukang sayur keliling.

Langkah untuk mendapatkan bibit serai yang berkualitas

  • Pilihlah serai yang memiliki batang yang segar dan cukup tua
  • Pastikan serai memiliki bongkol yang masih keras
  • Jika bongkol tidak terlihat, maka kupaslah lapisan pelapah daun
  • Potonglah daun serai
  • Sisakan batang sepanjang 20 -- 30 cm dari pangkalnya
  • Bila Anda membeli dipasar atau pedagang sayur keliling, batang sayur sudah bersih agar bisa dijadikan bibit.
  • Beli beberapa batang serai yang ukuran seragam, sehat tidak luka, sediakan air puti, bekas botol kemasan, atau bekas wadah lain yang penting plastik bening.
  • Rendam batang serai  sekitar tinggi air 10- 15 cm, tunggu 10 -- 15 hari, ihat apakah sudah tumbuh akarnya

Tunggu kira kira 2 minggu ( 15 hari), akar akan keluar dari batang serai yang kita rendam, berhasil segera kita pindah ke tanah, polibag atau pot plastik.

Selesai menanam, langkah berikut merawat tanaman sampai banyak anakan yang keluar dan membentuk rumpun.  Tanaman ini menyukai kehangat matahari pagi sampai sore, oleh karena itu jangan diletakan ditempat teduh atau tersembunyi.

Serai yang telah ditanam tentu diharapkan bisa panen. Jika sewaktu-waktu kita butuh, tidak lagi tergantung pedagang sayur, tidak usah minta tetangga tapi justru tetangga yang datang dan minta serai hasil budidaya kita,(234)