Tips Membuat Telur Bebek Lebih Tahan Lama

Senin, 18 Mei 2020, 18:51 WIB

Agar telur bebek bisa lebih tahan lama, telur harus diawetkan. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Telur bebek merupakan salah satu makanan yang banyak dikonsumsi di keluarga Indonesia, sebagai salah satu pilihan lauk.  Telur bebek lebih banyak digemari dikonsumsi setelah diolah sebagai telor asin dan sebagai bahan utama martabak telor.

Telur bebek yang tidak diberi perlakuan khusus, hanya bisa bertahan disimpan selama 2 minggu saja.Untuk menjaga agar telur bebek bisa lebih tahan lama, telur harus diberikan perlakuan-perlakuan tertentu. Berikut beberapa cara untuk membuat telor bebek lebih tahan lama disimpan:

  1. Cara pertama dengan menggunakan air hangat. Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur bebek yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.
  2. Selain dengan air hangat, juga bisa dengan menggunakan daun jambu biji. Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
  3. Minyak kelapa kelapa juga bisa kita gunakan untuk mengawetkan telur. Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
  4. Pengawetan telur bebek lainnya adalah dengan menggunakan natrium silikat. Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat 10% selama satu bulan.
  5. Cara mengawetkan yang juga bisa dilakukan adalah dengan garam dapur. Garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.

Sama seperti telur ayam, telur bebek juga rawan terkontaminasi oleh bakteri Salmonella. Seperti kita ketahui bersama bahwa bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan, diare, muntah, penyakit tipes bahkan meningitis.

Oleh sebab itu, usai bersentuhan dengan telur bebek, pastikan tangan dan setiap alat yang dipakai selalu dicuci dengan bersih menggunakan air hangat untuk mencegah menyebarnya Salmonella ke makanan lain. Demikian juga saat disimpan dalam lemari es, telur bebek sebaiknya dimasukkan di dalam wadah tertutup dan terpisah dari makanan siap santap lainnya.(234)