Empat Tahap Memperbanyak Tanaman Melalui Stek

Selasa, 02 Juni 2020, 14:45 WIB

Tanaman buah yang ditanam dengan metode stek memiliki sifat yang sama persis dengan induknya mulai dari bentuk buah yang dihasilkan, warna, rasa serta kesuburan tanaman. | Sumber Foto:Cybex Pertanian

AGRONET --  Memilih bibit tanaman buah menjadi hal yang cukup sulit dilakukan oleh masyarakat yang baru saja memulai untuk membudidayakan jenis tanaman tertentu. Hal ini dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman untuk menentukan seperti apa bibit buah unggul yang mampu menghasilkan buah yang berkualitas.

Bibit buah yang berkualitas akan sangat menentukan keberhasilan suatu budidaya, sebab bibit unggul dari tanaman akan menghasilkan tanaman buah berkualitas yang memiliki nilai jual tinggi. Dikarenakan alasan inilah pemilihan bibit buah yang berkualitas sangat penting untuk diterapkan sebelum mulai menanam jenis tanaman buah tertentu.

Terkhusus untuk tanaman buah, sangat disarankan untuk mencangkok saat tanaman tersebut sudah selesai masa panen buah. Saat masa tersebut, aktivitas pencangkokan yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan bibit yang lebih baik dan juga untuk meremajakan dahan pohon induk

Selain itu pilihlah waktu mencangkok tanaman buah saat sedang terjadi musim hujan. Sebab selama musim hujan penyiraman media cangkok akan semakin mudah berkat adanya bantuan dari hujan yang turun secara rutin.

Hal-hal berikut sangat ini memudahkan kita saat mencangkok tanaman buah yang memiliki tinggi yang menjulang. Sehingga akan sangat sulit sekali untuk melakukan penyiraman secara rutin tanpa adanya bantuan dari hujan.

1. Persiapkan Ranting Tanaman Buah

Ranting tanaman buah yang akan digunakan adalah ranting pohon yang sudah mempunyai cabang dengan ukuran yang besar serta berkulit pohon yang tebal. Pastikan bahwa tanaman buah yang dipilih merupakan tanaman yang sehat, subur, dan berkualitas terbaik.

Perhatikan dengan baik setiap cabang pohon tersebut, lalu pilihlah ranting tanaman yang berukuran cukup besar dan berkayu dengan diameter 1 sampai 2 cm. Setidaknya ukuran batang yang akan dikerat sekitar 30 cm , selanjutnya tinggal mengerat batang secara melingkar dengan lebar 2,5 cm. Jika sudah dilakukan, maka langkah selanjutnya tinggal menunggu batang tersebut berusia 2 sampai 3 bulan.

2.Memotong Bibit Stek Tanaman

Setelah batang tanaman buah dikerat, maka Anda sudah mendapatkan bibit yang cocok untuk digunakan sebagai stek. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memotong ranting tersebut dengan menggunakan pisau atau gunting, jika batang terlalu keras Anda bisa menggunakan gergaji untuk memotong batang tanaman tersebut.

Potong batang tanaman secara mendatar dengan ukuran di bagian atas sekitar 3 mm. Selain itu potong cabang berbentuk miring pada bagian atas dengan tujuan agar air tidak masuk ke dalam bibit stek yang akhirnya bisa membuat bibit membusuk.

Langkah selanjutnya buang bagian daun yang ada di bibit stek dan sisahkan 1 sampai 2 helai daun saja di bagian batang tersebut. Hal seperti ini dilakukan agar proses terbentuknya akar semakin cepat dan baik.

3.Berikan Hormon

Saat akan memberikan hormon pada bibit tanaman stek, perhatikan terlebih dahulu pertumbuhan akar yang ada. Bibit stek dari tanaman buah baru bisa diberikan hormon apabila sudah memiliki cukup waktu dalam pembentukan akarnya. Anda bisa memberikan hormon para bibit stek dengan 2 cara yang berbeda.

Cara yang pertama adalah dengan mencelupkan bibit stek, dimana hal yang perlu dilakukan adalah melarutkan hormon akar dengan kristal hormon dalam cairan alkohol 95?n dicampur dengan air biasa.

Dosis larutan hormon yang bisa digunakan sekitar 2 cm yang diukur dengan menggunakan gelas ukur.

Hal yang paling penting saat akan menggunakan cara ini adalah jangan asal mencelupkan bibit stek ke dalam larutan tersebut. Jika bibit stek yang dimiliki lebih dari 1, maka Anda perlu mengikat semua bibit menjadi 1. Selanjutnya masukan ke dalam gelas dengan posisi yang tegak lurus dengan bagian pangkal stek yang berada di bawah.

Rendam bibit stek tersebut di dalam larutan selama 1 hari penuh dan jika sudah selesai lanjutkan dengan mencuci bersih bibit untuk ditanam.

Cara kedua pemberian hormon adalah dengan cara talek yang sedikit berbeda dengan cara pertama. Hal yang perlu dilakukan adalah mencampurkan hormon dengan talek secara merata.

Jika hal di atas sudah dilakukan,maka langkah selanjutnya adalah memasukan bibit stek ke dalam talek tersebut. Anda perlu mengusahakan talek yang menempel pada bibit tidak terlalu tebal, cukup tempelkan dengan lapisan yang tipis.

4.Menanam Bibit Stek Tanaman Buah

Saat akan menanam bibit stek tanaman buah yang perlu Anda lakukan adalah mempersiapkan media perakaran saat akar pada bibit sudah mulai tumbuh.

Media akar yang bisa dimanfaatkan adalah pasir yang sudah dicampur dengan lumut yang berjenis spaghnum atau bisa juga menggunakan peat. Sedangkan untuk media yang akan digunakan pastikan sudah mempunyai kadar pH dengan kisaran 5 sampai 7.

Dengan menerapkan 4 langkah stek di atas, kita sudah bisa memperbanyak bibit tanaman buah unggul yang berkualitas. Perlu diterapkan juga berbagai langkah melakukan stek tanaman buah unggul agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik.(234-dari berbagai sumber)