Tips Memberikan Pupuk Bunga Mawar Agar Berbunga Lebat

Jumat, 28 Agustus 2020, 14:53 WIB

Penanaman bunga mawar meskipun terlihat sederhana, namun perlu memperhatikan beberapa hal dengan serius. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Bunga mawar (Rose Santana) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak dibudidayakan. Banyak spesies bunga mawar yang biasa dibudidayakan dari yang berbunga kecil hingga besar, dan juga beraneka warna bunganya seperti merah, kuning, biru, dan hitam.

Tanaman bunga mawar dapat bertumbuh dengan baik dan menghasilkan bunga yang bagus dan sehat jika nutrisi yang dibutuhkan tanaman terpenuhi.Salah satu nutrisi tambahan yang diperlukan tanaman bunga mawarberupa pupuk yang diberikan secara rutin.

Secara umum, pupuk mengandung tiga komponen makro yang diperlukan tanaman. Komponen tersebut berupa nitrogen (N) sebagai pendorong pertumbuhan daun dan batang, fosfat (P) untuk pertumbuhan buah dan bunga, dan kalium (K) sebagai pendorong pertumbuhan akar.

Ketiga komponen NPK memiliki rasio kandungan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pupuk dengan rasio kandungan nitrogen, fosfat, dan kalium yang sama banyak digunakan apabila tanaman bunga mawar lemah secara keseluruhan atau daunnya mudah rontok. Jika bunga tidak mekar, maka dibutuhkan pupuk dengan kandungan fosfat yang lebih tinggi.

Penanaman bunga mawar meskipun terlihat sederhana, namun perlu memperhatikan beberapa hal dengan serius. Pemberian nutrisi berupa pupuk yang cukup, ditambah air, udara, sinar matahari, dan zat pengatur tumbuhan memungkinkan tanaman mawar dapat tumbuh dengan baik.

Agar bunga mawar anda dapat tumbuh sehat dan lebat, perhatikan proses pemupukan ini dengan benar.

Pupuk Organik

Pupuk organik efektif dalam peningkatan kualitas tanah yang akan bermanfaat bagi pertumbuhan bunga. Pupuk ini berasal dari hewan atau tumbuhan.

Salah satu pupuk organik yang bagus untuk tanaman bunga mawar adalah ekstrak kulit pisang. Kulit pisang mengandung fosfor yang baik untuk proses pembungaan.

Dua sampai tiga buah kulit pisang dicincang kemudian di tanam sekitar 10 cm di area sekitar tanaman. Jarak penanaman kulit pisang perlu diperhatikan agar akar tanaman tidak rusak akibat penggalian.

Atau cara lain dapat dilakukan dengan memblender kulit pisang dengan sedikit air kemudian dicampurkan dengan pupuk kompos.

Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik sangat cocok digunakan pada tanaman dalam pot. Pemupukan dapat dilakukan menggunakan pupuk majemuk NPK setiap 2 minggu sekali.Biasanya rasio kandungan dari nitrogen, fosfat, dan kalium sudah tertera pada kemasan pupuk anorganik.Hal ini memudahkan dalam pemberian zat yang dibutuhkan tanaman.

Pupuk NPK dapat ditaburkan sebanyak satu genggam atau 20-30 butir ke atas media tanam. Dapat juga dimasukan ke dalam  media tanam.

Atau cara lain yang lebih bagus adalah pupuk NPK dilarutkan ke dalam air kemudian disiramkan pada media tanam mawar tanpa mengenai pohonnya. Penyiraman pupuk harus dilakukan dengan hati-hati karena pohon mawar dapat gosong apabila terkena pupuk.

Pupuk yang digunakan sebanyak 5 gram/tanaman pada saat tanam dan setelah 7 hari tanam. Untuk tanaman bunga mawarpada perkebunan atau dalam skala besar, tambahkan pula pupuk urea 200-300 Kg/hektar, pupuk TSP 840 Kg/hektar, pupuk KCL 250 Kg/hektar setiap 3 bulan sekali.

Dosis pemupukan perlu diperhatikan, karena jika pupuk yang diberikan terlalu banyak maka nutrisi yang diterima tanaman terlalu tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan tanaman mengalami kerusakan (fertilizery injury) berupa luka pada akar, atau erosi pada tanah. (234)