Mencermati Burung Walet Berkembang Biak dan Membuat Sarang

Selasa, 12 Januari 2021, 10:22 WIB

Burung walet bisa membuat sarang kapan saja bahkan setiap waktu. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Burung walet merupakan salah satu jenis burung yang mempunyai bagian ekor panjang dengan sayap meruncing. Bagian bawah tubuh burung walet memiliki warna coklat dan atasnya berwarna hitam. Umumnya burung walet akan diundang dan dibiarkan menetap dalam bangunan kosong yang disediakan oleh pemilik. Budidaya walet pemula bisa menggunakan cara ini saat ingin memulai membudidayakan burung walet.

Sebenarnya Burung walet banyak hidup di daerah pantai. Sarang mereka menjadi salah satu jenis sarang yang dibuat menggunakan air liur. Burung walet hidupnya selalu berada dalam koloni dan jarang terpisah. Oleh sebab itu, ketika anda mencoba memancing kawanan walet mereka bisa datang bergerombol.

Sarang burung walet, lebih sering ditemukan di tempat yang sulit terjangkau seperti di gua dekat pantai dan hutan, maka tak heran jika kini sudah banyak orang yang melakukan budidaya ternak burung walet rumahan.

Cara budidaya ternak burung walet setelah mereka dewasa adalah dengan memperhatikan kebiasaan mereka dalam berkembang biak. Biasanya burung walet dewasa akan berkembang biak pada usia empat tahun, namun tidak semua burung walet bisa bertahan hidup lama, karena beberapa persen burung walet mati, dikarenakan diserang oleh predator.

BERITA TERKAIT

Burung walet yang berpasangan biasanya akan membuat sarang dan menempati sarang tersebut. Mereka, akan bertemu setiap musim semi di sarang yang sama. Burung walet biasanya akan menghasilkan sekiranya 2-3 butir pada interval 2 atau 3 hari. Pengeraman telur akan dimulai dari telur pertama dan seterusnya, selama 19-20 hari per telurnya.

Salah satu alasan melakukan budidaya ternak burung walet adalah untuk memperoleh sarangnya untuk dijual. Kapan burung walet membuat sarangnya? Burung walet membutuhkan waktu sekitar 30-45 hari untuk membuat sarang. Burung walet bisa membuat sarang kapan saja bahkan setiap waktu, bisa pagi siang atau malam.

Walet akan membuat sarang jika kondisi kandang atau tempat tinggalnya memenuhi syarat. Mereka bisa membuat sarang lebih cepat jika kondisi kandang atau ruangan memiliki suhu, kelembapan dan iklim yang tepat. Selain itu, mereka juga harus memiliki stok pakan yang banyak, agar pasokan air liurnya berlimpah dan sarang yang dibuat bisa tebal dan bagus.

Burung walet yang bisa menghasilkan air liur hanyalah burung walet betina. Tidak hanya itu, burung walet betina akan menghasilkan air liurnya secara optimal, ketika ia berada pada masa akan bertelur, atau setelah terjadinya perkawinan.

Memanen sarang burung walet dapat dilakukan pada saat walet betina sudah siap bertelur. Karena jika memanen pada saat itu, akan didapatkan jenis sarang walet yang berkualitas bagus. Sementara jika dipanen pada saat telur-telur burung sudah menetas dan bisa terbang, maka kualitas sarangnya agak sedikit menurun.

Ada tiga macam jenis pemananenan sarang burung walet yaitu:

  • Panen rampasan; memanen sarang sebelum burung siap bertelur. Cara ini lebih produktif hanya saja semakin lama kualitas panenan semain jelek karena burung stress dan tidak ada peremajaan.
  • Panen Buang Telur; sarang diambil setelah burung bertelur dua butir.
  • Panen Penetasan; dalam hal ini produksi sarang lebih jelek karena sarang dipanen setelah telur menetas. Namun populasi burung bisa meningkat.

Sebagai pengusaha budidaya ternak burung walet, tergantung Anda kira-kira mau panen kapan. Yang penting tahu menajemennya supaya produktifitas tidak turun.(234)

BERITA TERKAIT