Tips Mengolah Daging yang Benar

Senin, 12 April 2021, 09:40 WIB

Mengolah daging terutama daging merah adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. | Sumber Foto:Dok AGRONET

AGRONET -- Saat ramadhan, biasanya ibu rumah tangga menyimpan bahan makanan lebih banyak dari biasanya. Termasuk juga persediaan daging baik daging kambing ataupun daging sapi. 

Mengolah daging, terutama daging merah adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Sering kali, ketika memasak hidangan daging masih sedikit berbau amis dan tekstur daging masih terasa alot. Kedua hal ini tentu akan menurunkan tingkat kenikmatan daging yang dimasak tersebut.

Daging adalah sumber makanan yang mengandung banyak gizi dan manfaat kesehatan. Mengonsumsi daging akan terasa lebih enak apabila tekstur daging tidak alot serta tidak berbau.

Penyebab daging terasa alot dan berbau amis biasanya karena kesalahan dalam memotong daging, salah memilih jenis daging, penggunaan api yang tidak tepat ketika memasak atau memasak daging dilakukan kurang lama.

Daging kambing biasanya diolah menjadi tongseng, sate, dan gulai. Tidak asal mengolah, karena pengolahan yang salah juga akan membuat rasa nikmatnya hilang. Hal ini membuat cara masak daging kambing agar empuk dan tidak bau semakin penting untuk diketahui. Jika Salah cara memasak, bukannya jadi menu buka atau sahur yang lezat, malah jadi masakan yang alot dan berbau prengus. Untuk menghindari hal tersebut, berikut tips mengolah daging kambing agar tidak alot dan prengus :

Bersihkan Daging dengan Benar

Tips yang pertama adalah membersihkan daging dengan benar. Hal ini dilakukan agar daging aman untuk dikonsumsi. Namun, yang paling penting dan perlu diperhatikan dalam membersihkan daging merah seperti sapi dan kambing adalah jangan mencucinya dengan air.

Daging merah seperti daging sapi dan kambing, apabila terlalu banyak terkena air malah akan mengakibatkan kemunculan aroma amis yang semakin kuat. Mencuci daging berpotensi dapat memunculkan bakteri yang menyebabkan keluarnya bau prengus dari dalam daging.

Oleh karenanya disarankan bagi Anda untuk membersihkan daging-daging merah tersebut dengan cara mengelapnya menggunakan tisu atau lap bersih.

Hilangkan lemak daging kambing

Lapisan lemak yang menempel pada daging menjadi salah satu penyebab munculnya bau prengus pada daging kambing. Biasanya lemak berwarna putih dan menempel pada daging. Oleh karena itu, iris dan buang lemak kambing sebelum diolah. Namun karena lemak sebenarnya bisa menghasilkan rasa gurih pada olahan daging kambing, daging tak perlu benar-benar bebas lemak. Setidaknya, begitu lemak dikurangi, bau prengus juga akan berkurang.

Gunakan jeruk nipis

Jeruk nipis bisa menjadi cara lain untuk mengurangi bau amis karena bisa membunuh bakteri. Terutama jika daging terlanjur dicuci, penggunaan jeruk nipis bisa menjadi solusi. Caranya, balur perasan jeruk nipis pada daging lalu diamkan sekitar setengah jam. Selain jeruk nipis, garam juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi bau amis. Anda cukup membaluri daging dengan garam lalu diamkan sekitar satu jam.

Setelah dilap, lumurkan air perasan jeruk nipis pada daging lalu rebus dengan air mendidih sebentar. Merebus air dengan air mendidih berfungsi untuk membersihkan kotoran, bakteri, dan sisa darah yang tersisa pada daging. Disarankan untuk merebus daging sebanyak dua hingga tiga kali untuk hasil daging yang lebih empuk dan bersih.

Rendam dengan Nenas

Tips mengolah daging agar tidak alot dan bau yang kedua adalah dengan merendamnya bersama buah nanas. Tips mengolah daging yang satu ini terbukti dapat mengurangi bau amis dan melembutkan tekstur daging dalam sekejap.

Caranya, tempatkan potongan buah nanas di atas daging mentah selama beberapa menit. Yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu lama membiarkan daging berada dalam rendaman nanas karena dapat membuat daging menjadi terlalu lembek dan mudah hancur ketika dimasak.

Empukkan daging dengan daun pepaya

Daun pepaya dipercaya dapat membuat tekstur daging kambing menjadi lebih empuk. Kandungan zat papain pada daun pepaya akan membuat daging empuk tanpa perlu lama-lama dimasak. Tanpa dicuci, remas dan bungkus daging yang telah dipotong bersama daun pepaya, lalu diamkan hingga satu jam. Selain daun pepaya, buah nanas juga bisa menjadi alternatif lain untuk membuat daging kambing empuk.

Rebus bersama rempah

Sembari merebus, Anda bisa menghilangkan bau prengus dengan menambahkan rempah seperti daun jahe, serai atau kemangi pada air rebusan. Rempah-rempah ini dapat mengeluarkan aroma wangi yang mampu mengurangi bau amis daging. Selanjutnya, daging bisa diolah tanpa takut bau.

Periksa Pengunaan Api

Tips mengolah daging agar tidak alot dan bau yang keempat adalah dengan memerhatikan penggunaan api ketika memasaknya. Ketika memasak olahan daging, usahakan jangan terlalu terburu-buru yang menyebabkan Anda lalu lalai dalam menyetel tingkat besaran api kompor. Karena, penggunaan api dalam mengolah daging ternyata berperan penting dalam menghasilkan tekstur daging yang lembut.

Ketika dimasak dan daging telah berubah warna, Anda sebaiknya segera mengecilkan api kompor untuk mencegah daging menjadi terlalu lembek dan mudah hancur. Hal ini juga bertujuan agar bumbu rempah yang digunakan dapat terserap dengan utuh dan menyeluruh.(234)