Memperbanyak Tanaman Buah Unggul Melalui Stek

Selasa, 15 Juni 2021, 17:53 WIB

Stek merupakan pemotongan organ dari induk yang kemudian ditanam di medium agar menumbuhkan akar dan tunas batang. Stek banyak dilakukan untuk memperbanyak tanaman buah. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Memilih bibit unggul untuk bibit tanaman buah menjadi hal yang cukup sulit dilakukan oleh masyarakat yang baru saja memulai untuk membudidayakan jenis tanaman tertentu. Hal ini dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman untuk menentukan seperti apa bibit buah unggul yang mampu menghasilkan buah yang berkualitas.

Bibit buah yang berkualitas akan sangat menentukan keberhasilan suatu budidaya, sebab bibit unggul dari tanaman akan menghasilkan tanaman buah berkualitas yang memiliki nilai jual tinggi. Dikarenakan alasan inilah pemilihan bibit buah yang berkualitas sangat penting untuk diterapkan sebelum mulai menanam jenis tanaman buah tertentu.

Karakteristik bibit tanaman buah unggul dilihat dari :

1. Bagian Daun

Secara umum, bibit buah yang unggul bisa diperhatikan dengan mudah melalui bagian daunnya. Saat akan memilih bibit tanaman buah yang harus dipastikan adalah daunnya berwarna hijau cerah atau bagian pucuknya yang hijau kemerahan.

Pastikan juga di semua bagian daun tidak ada bekas termakan ulat dan hama yang lain. Daun yang sehat tidak akan menggulung dan keriting jika diperhatikan.

2. Batang Tanaman

Setelah kondisi daun tidak ada masalah, maka lanjutkan dengan memperhatikan batang tanaman sebelum membeli. Batang tanaman yang sehat tidak akan ada bekas sambungan pada batang, selain itu batang yang baru muncul akan tegak lurus ke atas atau ke bawah dan tidak bengkok.

Disarankan untuk memilih bibit tanaman yang sudah memiliki cabang. Selanjutnya jangan memilih tanaman yang memiliki jamur di sekitar batang, bibit dengan ciri-ciri demikian bukan termasuk bibit unggul yang baik untuk ditanam.

Batang tanaman yang sehat akan memiliki bentuk yang proporsional dengan batang utama yang tegak lurus dan tidak melengkung. Bagian ujung ranting terlihat kuncup yang mengindikasikan adanya pertumbuhan pada tanaman tersebut.

3, Akar

Akar merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan saat akan membeli bibit tanaman, namun bagian ini sangat jarang diperhatikan oleh sebagian orang yang akan membeli bibit buah.

Hal yang perlu dilakukan adalah membongkar media tanam dan memperhatikan akar serabut pada tanaman tersebut. Bibit buah yang berkualitas dan mampu tumbuh subur ditandai dengan akar serabut yang sangat banyak dan sangat mudah terlihat.

Pastikan kondisi buah yang tumbuh memiliki ukuran yang normal, warna kulit yang cerah, dan rasanya sesuai dengan jenis buah tersebut.

Memperbanyak tanaman buah dengan cara stek adalah dengan menumbuhkan salah satu bagian dari tanaman tersebut. Beberapa bagian yang bisa ditumbuhkan untuk memperbanyak tanaman adalah akar, daun, dan batang tanaman.

Kelebihan teknik stek dan menjadikannya salah satu cara yang banyak digunakan para petani adalah tanaman yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan induk. Ditambah lagi, bisa didapatkan tanaman yang baik dalam waktu yang lebih singkat.

Teknik aplikasi yang mudah menjadi alasan lain mengapa banyak orang yang menggunakan cara ini untuk memperbanyak tanaman. Jenis tanaman yang bisa diperbanyak menggunakan teknik stek adalah tanaman dikotil yang mempunyai kambium.

Langkah memperbanyak tanaman melalui stek:

1. Persiapkan Ranting Tanaman Buah

Ranting tanaman buah yang akan digunakan adalah ranting pohon yang sudah mempunyai cabang dengan ukuran yang besar serta berkulit pohon yang tebal. Selain itu Anda juga harus memastikan bahwa tanaman buah yang dipilih merupakan tanaman yang sehat, subur, dan berkualitas terbaik.

Perhatikan dengan baik setiap cabang pohon tersebut, lalu pilihlah ranting tanaman yang berukuran cukup besar dan berkayu dengan diameter 1 sampai 2 cm. Setidaknya ukuran batang yang akan dikerat sekitar 30 cm , selanjutnya Anda tinggal mengerat batang secara melingkar dengan lebar 2,5 cm. Jika sudah dilakukan, maka langkah selanjutnya tinggal menunggu batang tersebut berusia 2 sampai 3 bulan.

2. Potong Bibit Stek Tanaman

Setelah batang tanaman buah dikerat, maka sudah didapatkan bibit yang cocok untuk digunakan sebagai stek. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memotong ranting tersebut dengan menggunakan pisau atau gunting, jika batang terlalu keras, bisa digunakan gergaji untuk memotong batang tanaman tersebut.

Potong batang tanaman secara mendatar dengan ukuran di bagian atas sekitar 3 mm. Selain itu potong cabang berbentuk miring pada bagian atas dengan tujuan agar air tidak masuk ke dalam bibit stek yang akhirnya bisa membuat bibit membusuk.

Langkah selanjutnya buang bagian daun yang ada di bibit stek dan sisahkan 1 sampai 2 helai daun saja di bagian batang tersebut. Hal seperti ini dilakukan agar proses terbentuknya akar semakin cepat dan baik.

3. Berikan Hormon

Saat akan memberikan hormon pada bibit tanaman stek, perhatikan terlebih dahulu pertumbuhan akar yang ada. Bibit stek dari tanaman buah baru bisa diberikan hormon apabila sudah memiliki cukup waktu dalam pembentukan akarnya. Hormon para bibit stek dapat diberikan dengan 2 cara yang berbeda.

Cara yang pertama adalah dengan mencelupkan bibit stek, dimana hal yang perlu dilakukan adalah melarutkan hormon akar dengan kristal hormon dalam cairan alkohol 95?n dicampur dengan air biasa. Dosis larutan hormon yang bisa digunakan sekitar 2 cm yang diukur dengan menggunakan gelas ukur.

Hal yang paling penting saat akan menggunakan cara ini adalah jangan asal mencelupkan bibit stek ke dalam larutan tersebut. Jika bibit stek yang dimiliki lebih dari 1, maka Anda perlu mengikat semua bibit menjadi 1. Selanjutnya masukan ke dalam gelas dengan posisi yang tegak lurus dengan bagian pangkal stek yang berada di bawah.

Rendam bibit stek tersebut di dalam larutan selama 1 hari penuh dan jika sudah selesai lanjutkan dengan mencuci bersih bibit untuk ditanam.

Cara kedua pemberian hormon adalah dengan cara talek yang sedikit berbeda dengan cara pertama. Hal yang perlu dilakukan adalah mencampurkan hormon dengan talek secara merata.

Jika hal di atas sudah dilakukan,maka langkah selanjutnya adalah memasukan bibit stek ke dalam talek tersebut. Usahakan talek yang menempel pada bibit tidak terlalu tebal, cukup tempelkan dengan lapisan yang tipis.

4. Tanam Bibit Stek 

Saat akan menanam bibit stek tanaman buah, persiapkan media perakaran saat akar pada bibit sudah mulai tumbuh.

Media akar yang bisa dimanfaatkan adalah pasir yang sudah dicampur dengan lumut yang berjenis spaghnum atau bisa juga menggunakan peat. Sedangkan untuk media yang akan digunakan pastikan sudah mempunyai kadar pH dengan kisaran 5 sampai 7.(234)