Tips Menanam Herbal di Dalam Rumah

Kamis, 02 September 2021, 11:49 WIB

Kelebihan menanam herbal di dalam ruangan adalah dapat mengendalikan semua aspek pertumbuhan dan lingkungan tanaman, seperti mempertahankan air, kualitas tanah, dan menyuburkan tanaman secara manual. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Sebelum menanam tanaman herbal di dalam rumah, sebaiknya lakukan penelitian lebih dulu terhadap tanaman tersebut. Karena, tanaman akan tumbuh di dalam wadah atau pot bukan tanah yang lapang. Pastikan apa saja yang dibutuhkan tanaman, seperti matahari, iklim, tanah, ruang serta perawatan. Memperkaya diri dengan informasi tersebut akan membantu memulai dengan langkah yang benar.

Kelebihan menanam herbal di dalam ruangan adalah dapat mengendalikan semua aspek pertumbuhan dan lingkungan tanaman, seperti mempertahankan air, kualitas tanah, dan menyuburkan tanaman secara manual.

Tanaman juga tidak bergantung pada cuaca atau makhluk di luar. Pada saat yang sama, kualitas udara di rumah meningkat, sebab tanaman menghilangkan karbon dioksida dan menghasilkan oksigen.

Sementara, kekurangannya adalah tingkat cahaya minim, serangga penyerbuk, dan angin. Angin atau sirkulasi udara yang tepat sangat penting untuk membanjiri tanaman dengan lebih banyak karbon dioksida serta menyerbuki bunga. Ditambah lagi, beberapa serangga dan penyakit tanaman dapat mengikuti ke dalam rumah.

Untuk menanam herbal, dapat mengikuti cara menanam tanaman yang bisa dimakan di dalam rumah berikut :

  • Herbal cenderung memakan ruang lebih sedikit daripada tanaman lain. Beberapa di antaranya tumbuh subur di dalam atau di luar (ruangan) dalam pot yang lebih kecil. Bahkan, banyak herbal dapat tumbuh bersama dalam pot yang sama.
  • Untuk semua varietas mint harus ditanam sendiri karena mereka secara agresif akan mencabut tanaman lain.
  • Saat mengelompokkan herbal, hal terpenting yang perlu diingat adalah menjaga kelembaban tanaman seperti tanah yang digunakan.
  • Biasanya, herbal dibagi menjadi dua kategori, pertama yang menyukai tanah basah lembab dan kedua membutuhkan drainase (penyaluran air) yang baik.
  • Herbal yang suka air, seperti peterseli, ketumbar, dan kemangi, dapat dikelompokkan bersama. Sementara herbal yang toleran dengan kekeringan, seperti rosemary, lavender, sage, oregano, dan thyme, akan baik-baik bersama.
  • Ketika ingin mencoba menanam, herbal yang toleran dengan kekeringan merupakan pilihan baik. Jika Mama kadang lupa menyirami tanaman, herbal ini akan lebih memaafkan daripada yang menyukai tanah basah.

Pertimbangkan beberapa saran supaya tanaman herbal dapat berkembang di dalam rumah diantaranya wadah harus memiliki lubang yang cukup untuk drainase yang memadai dan berukuran tepat untuk tanaman tertentu. Gunakan campuran pot berkualitas baik, bukan tanah kebun. Campuran pot biasanya memiliki vermikulit atau perlit supaya drainase lebih baik. Tanah kebun juga tidak steril, dapat mengandung jamur atau bakteri. Jika musim hujan yang mendung tidak menyediakan cukup cahaya untuk tanaman sehat dan kekar. Pertimbangkan beberapa jenis penyinaran tambahan, seperti lampu tanaman atau lampu neon spektrum penuh. (234)

BERITA TERKAIT