Agrowisata Belimbing Dewa di Depok

Sabtu, 26 Oktober 2019, 14:52 WIB

Agrowisata Belimbing Dewa di Depok | Sumber Foto:yangrame.com

AGRONET – Buah belimbing telah menjadi ikon kota Depok sejak tahun 2007. Buah ini mempunyai nama ilmiah Averrhoa carambola L. Bentuknya khas mirip bintang dan berwarna kuning. Dalam bahasa Inggris disebut starfruit. Buah belimbing berasal dari Indonesia, Srilanka, dan India. Namun saat ini belimbing telah tersebar ke penjuru Asia Tenggara, Brasil Peru, Ghan, dan beberapa lain.

Di kota Depok diperkirakan ada sekitar 500 petani belimbing. Di atas lahan perkebunan dengan luas total 135 hektar ada sekitar 27.000 tanaman belimbing produktif yang menghasilkan buah belimbing sekitar 2.700 ton per tahun.

Tanaman Belimbing di kota Depok memang banyak dikembangkan dilahan masyarakat. Banyak di antaranya ditanam di sepanjang kali Ciliwung, seperti di kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Tugu, dan Kelurahan Kelapa Dua. Untuk menuju ke sana, ikuti jalan Margonda dan kemudian belok ke arah jalan Raya Sawangan hingga tiba di Agrowisata Belimbing.

Tinggi pohon belimbing dapat mencapai tinggi 12 meter. Bunganya berbentuk lonceng dan berwarna merah keunguan. Jika telah matang, buah belimbing berwarna kuning hingga kuning kemerahan. Buah ini sangat cocok tumbuh di daerah tropis. Selain di Depok, di Indonesia buah belimbing juga dibudidayakan di Blitar dan Pekalongan.

Jika ingin menikmati buah belimbing langsung di perkebunannya, dapat berkunjung ke Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok. Pemerintah Kota Depok memang menjadikan Kelurahan Pasir Putih sebagai Agrowisata Belimbing. Buah belimbing dari agrowisata ini memiliki keunggulan dibanding belimbing yang dihasilkan daerah lain. Oleh sebab itu belimbing dari kota Depok disebut Belimbing Dewa.

Belimbing Dewa memiliki ukuran cukup besar. Berat setiap buah Belimbing Dewa berkisar 150 gram sampai 350 gram. Kandungan airnya cukup banyak. Rasanya manis, serta warna kuning ketika sudah matang. Dibandingkan dengan jenis belimbing lain, Belimbing Dewa mempunyai daya tahan lebih lama. Dapat disimpan sekitar satu minggu di luar lemari es.

Pada tahun 2000, Belimbing Dewa dari Depok berhasil meraih predikat sebagai buah berkualitas terbaik di Kontes Buah Nasional Indonesia. Keahlian para petani belimbing di kota Depok juga dipelajari oleh petani buah dari beberapa negara seperti malaysia, Thailand, dan Jepang.

Di area Agrowisata Belimbing, pengunjung tidak hanya dapat memetik belimbing dari pohonnya, tapi juga juga dapat belajar segala sesuatu mengenai tanaman belimbing. Di sana juga tersedia koperasi yang menjual berbagai macam produk olahan dari buah belimbing. Ada keripik, manisan, jus, sirup, wingko, mayonnaise, dan tentunya buah belimbing untuk oleh-oleh teman atau keluarga di rumah.

Jika ingin berkunjung ke Agrowisata Belimbing, disarankan untuk menanyakan dulu apakah telah musim panen. Biasanya tanaman belimbing  berbuah setiap empat bulan. (555)